Kecelakaan pada Jam Sibuk di "Subway" Moskwa, Setidaknya 20 Orang Tewas

Kompas.com - 16/07/2014, 06:27 WIB
Gambar penyelamatan kereta yang anjlok di Moskwa, Rusia, Selasa (15/7/2014). Setidaknya 20 orang tewas dalam kecelakaan pada jam sibuk ini. Gambar diambil dari laman Boston Globe yang diunggah di akun Twitternya. Boston Globe/Twitter.comGambar penyelamatan kereta yang anjlok di Moskwa, Rusia, Selasa (15/7/2014). Setidaknya 20 orang tewas dalam kecelakaan pada jam sibuk ini. Gambar diambil dari laman Boston Globe yang diunggah di akun Twitternya.
EditorPalupi Annisa Auliani

MOSKWA, KOMPAS.com — Sebuah kereta bawah tanah tergelincir di Moskwa, Rusia, pada jam sibuk, Selasa (15/7/2014). Kantor berita ITAR-Tass menyatakan, 20 orang terkonfirmasi tewas dalam insiden ini, dengan ratusan orang yang lain terluka.

Beberapa gerbong kereta keluar dari trek di terowongan setelah lonjakan listrik memicu alarm dan menyebabkan rangkaian kereta berhenti tiba-tiba. Pejabat balaikota, dalam kesempatan pertama sebagaimana dikutip Associated Press dari ITAR-Tass, menyebutkan setidaknya 10 orang tewas.

Kepala Departemen Kesehatan Moskwa, Georgy Golukhov, mengatakan, 106 orang juga dilarikan ke rumah sakit karena terluka, dengan 50 di antaranya dalam kondisi serius. Sementara itu, staf Layanan Darurat Moskwa, Yuri Amikov, mengatakan, 200-an orang telah dipindahkan dari rangkaian kereta yang terjebak di antara dua stasiun di barat Moskwa itu.

Para korban yang mengalami luka parah dibawa keluar dari stasiun dan diterbangkan ke rumah sakit memakai helikopter. Foto-foto yang bertebaran di media sosial memperlihatkan serombongan penumpang berjalan dalam rel yang remang-remang.

Seorang pria dengan potongan berdarah di keningnya kepada Rossiya 24 televisi di luar stasiun Taman Pobedy bahwa ia merasa tersentak dan kereta tiba-tiba terhenti. "Ada asap dan kami terjebak di dalam," kata pria itu. "Ini keajaiban, kami keluar. Saya pikir itu adalah akhir (hidup)."

Kecelakaan ini terjadi di jalur yang berangkat dari Park Pobedy, stasiun metro terdalam di Moskwa yang berada pada kedalaman 84 meter di bawah tanah. Kondisi ini menyulitkan penyelamatan. Meskipun kecelakaan adalah peristiwa yang sering terjadi di Moskwa, insiden mematikan seperti ini relatif jarang terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.