Israel Serang Markas Keamanan di Gaza

Kompas.com - 13/07/2014, 16:07 WIB
Pemrotes di Tel Aviv serukan gencatan senjata BBCPemrotes di Tel Aviv serukan gencatan senjata
EditorEgidius Patnistik
GAZA CITY, KOMPAS.COM - Israel melancarkan serangan udara sepanjang malam ke markas keamanan dan kantor polisi di Gaza, yang menjadi pengeboman terbesar sejak dimulainya operasi pada 8 Juli lalu.

Pemerintah Israel juga mengatakan pasukannya menyerang roket yang diluncurkan dari pesisir wilayah tersebut. Israel mengatakan militan Palestina menembak sekitar 90 roket dari Jalur Gaza ke dalam wilayahnya pada Sabtu (12/07).

Sedikitnya 159 orang Palestina tewas akibat serangan udara Israel, seperti disampaikan oleh pejabat Gaza.

Mereka mengatakan jumlah korban tersebut termasuk 17 orang yang berasal dari satu keluarga yang tewas dalam serangan rudal Israel pada Sabtu pagi.

Dewan Keamanan PBB telah menyerukan gencatan senjata dan dilakukan pembicaraan damai. Pernyataan ini merupakan yang pertama kali sejak serangan Israel dilakukan, sebelumnya reaksi anggota Dewan Keamanan terbelah dua.

Minggu (13/7/2014) pagi, serangan udara Israel menghancurkan sebagian besar markas dan kantor polisi yang dikuasai militan Islamis Hamas, seperti dilaporkan oleh wartawan BBC di Gaza, Rushdi abu Alouf.

Sementara itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan dalam akun Twitter resmi mereka, "Pasukan IDF menyerang sebuah lokasi yang digunakan untuk meluncurkan roket ke Israel. Misi telah selesai."

"Selama misi, saling tembak terjadi. Empat tentara terluka dan seluruh (pasukan) kembali dengan selamat," jelas Israel melalui Twitter.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X