Vladimir Putin Bertemu Fidel Castro di Havana

Kompas.com - 13/07/2014, 02:09 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan mantan pemimpin Kuba Fidel Castro saat berkunjung ke Kuba, Sabtu (12/7/2014). ALEX CASTRO / www.cubadebate.cu / AFPPresiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan mantan pemimpin Kuba Fidel Castro saat berkunjung ke Kuba, Sabtu (12/7/2014).
EditorErvan Hardoko
HAVANA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin, Sabtu (12/7/2014), bertemu dengan pemimpin Revolusi Kuba, Fidel Castro dalam kunjungannya ke negeri itu sebagai bagian dari lawatannya ke Amerika Selatan.

Tujuan tur Amerika Latin Putin adalah untuk memperkuat hubungan ekonomi dan diplomatik Rusia dengan kawasan itu di tengah tekanan Barat terkait masalah Ukraina.

Di ibu kota Kuba, Havana, Putin meletakkan karangan bunga di Lapangan Revolusi bersama Presiden Raul Castro, yang adalah adik dari Fidel. Setelah itu, Putin menggelar pertemuan tertutup selama satu jam dengan Fidel Castro.

Sebelum kunjungan Putin ini, Rusia sudah "memutihkan" utang Kuba sebesar 35 miilar dolar AS dan mengumumkan serangkaian inisiatif perdagangan dan perminyakan dengan negeri sekutunya itu.


Dalam kunjungan yang menantang dominasi AS di halaman belakangnya sendiri itu, Putin mengatakan Rusia tertarik bekerja sama dengan Amerika Latin yang kuat, berekonomi stabil dan secara polik sangat independen.

Putin menambahkan, Amerika Latin yang bersatu semakin menjadi pemain penting dalam munculnya dunia baru yang memiliki banyak kutub ini.

Selama kunjungan lima hari di Amerika Selatan ini, Putin dijadwalkan mengakhiri lawatannya sekaligus menghadiri KTT para pemimpin negara-negara perekonomian baru atau yang dikenal dengan nama BRICS, Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.

Upaya Putin mendekati Amerika Latin ini tak lepas dari dikeluarkannya Rusia dari pertemuan puncak negara-negara industri atau G8 baru-baru ini, terkait aneksasi Crimea.

Selain mengunjungi Kuba, Presiden Putin juga akan melawat ke Argentina, di mana Presiden Cristina Kirchner menyamakan kasus Crimea dengan Kepulauan Falkland.

Putin juga dijadwalkan akan menyaksikan  final Piala Dunia 2014 di Rio de Janeiro, Brasil, sebagai wakil negara tuan rumah Piala Dunia 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X