Kompas.com - 11/07/2014, 18:09 WIB
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Kasus perkosaan dan pembunuhan di sebuah gerbong kereta api (KA) di Thailand memunculkan keprihatinan banyak kalangan. Salah satunya adalah Perusahaan Kereta Api milik pemerintah Thailand (SRT), tulis laman Bangkok Post pada Jumat (11/7/2014).

Pekan depan, SRT bakal meluncurkan gerbong khusus penumpang perempuan pada seluruh rangkaian KA perjalanan malam hari. "Gerbong khusus itu adalah gerbong kelas dua. SRT melarang laki-laki berada di gerbong khusus ini,"kata Penyelia Jadwal dan Rute SRT Thanongsak Pongprasert.

Lebih lanjut, Thanongsak menambahkan, selain perempuan, penumpang anak berikut perempuan yang mendampingi diperkenankan memanfaatkan gerbong khusus itu selama perjalanan.  

Kebijakan gerbong khusus perempuan ini, imbuh Thanongsak, untuk membenahi kepercayaan penumpang KA. "SRT juga melarang penjualan minuman beralkohol di stasiun dan di dalam KA sejak hari ini," kata Thanongsak di akun SRT pada media sosial Facebook.

Catatan menunjukkan, kasus perkosaan dan pembunuhan terhadap remaja perempuan berusia 13 tahun terjadi di KA rute selatan pada Minggu (6/7/2014) di Stasiun KA Hualumphong. Kasus ini masih dalam proses pengadilan. Tersangka pelaku adalah karyawan SRT.

Kasus ini juga membuat Gubernur SRT Prapat Chongsanguan dipecat dari jabatannya oleh junta militer Thailand. SRT juga melakukan tes acak konsumsi alkohol kepada para karyawannya.

Sejatinya, gerbang khusus perempuan pertama kali diperkenalkan SRT pada 2001 silam. Gerbong itu ada di rangkaian KA ekspres malam rute Chiang Mai. Tapi, baru  beberapa bulan beroperasi, SRT menghapus kebijakan gerbong perempuan. Alasan SRT, gerbong perempuan tidak favorit di mata penumpang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.