Siapkan Serangan Darat, Israel Panggil 30.000 Tentara Cadangan

Kompas.com - 11/07/2014, 10:51 WIB
Api terlihat sesaat setelah sebuah roket yang dilancarkan militer Israel menghantam sebuah gedung di kota Gaza, 9 Juli 2014. Setidaknya 24 warga Palestina tewas dalam serangan tersebut. AFP PHOTO / THOMAS COEXApi terlihat sesaat setelah sebuah roket yang dilancarkan militer Israel menghantam sebuah gedung di kota Gaza, 9 Juli 2014. Setidaknya 24 warga Palestina tewas dalam serangan tersebut.
EditorEgidius Patnistik
GAZA CITY, KOMPAS.com — Saat kekhawatiran akan serangan darat Israel berkembang di antara penduduk Gaza pada Kamis (10/7/2014), Israel mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperkuat pasukannya dengan memanggil sekitar 30.000 tentara cadangan ke unit-unit mereka.

"Kami memanfaatkan pasukan itu untuk memungkinkan kami menciptakan sebuah kekuatan besar di sekitar Gaza, yang jika diperlukan, kami akan dapat memobilisasinya sesegera mungkin," kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Peter Lerner kepada CNN.

Kabinet Israel telah melakukan otorisasi militer untuk memanggil 40.000 tentara jika diperlukan. Jumlah itu 10.000 lebih banyak dari yang dipanggil saat serangan Israel ke Gaza pada November 2012.

Juru bicara pemerintah Mark Regev mengatakan, banyak dari tentara cadangan itu telah dikerahkan. "Kami sudah siap pergi, jika kami harus pergi," katanya kepada CNN.

Regev mengatakan, Israel tidak menginginkan situasi di mana Hamas diberi jeda waktu yang dapat digunakan kelompok itu untuk kembali menyusun kekuatan sebelum memulai lagi serangannya.

Suasana muram terjadi di Gaza, di mana orang-orang memperkirakan yang terburuk. Banyak orang tidak punya tempat untuk melarikan diri dan tidak ada tempat untuk berlindung dari bom. "Saya tidak bisa pergi. Saya tak punya tempat untuk pergi. Lebih baik tinggal di rumah, di dalam dan aman," kata salah seorang warga kota Bait Hanoun di Gaza utara kepada CNN.

Sebagian besar penduduk tinggal di rumah-rumah tanpa ruangan yang aman dan dinding yang hanya terbuat dari beton ringan, di mana peluru bisa tembus seperti menembus kertas.

Di perbatasan Gaza dengan Mesir, sejumlah warga Mesir dan orang asing diberitahu bahwa mereka bisa meninggalkan Gaza. "Saya sudah menunggu tiga hari di (sekitar) Rafah sejak serangan udara dimulai," kata seorang warga Kanada-Palestina kepada CNN. "Saya ingin pergi. Situasinya berbahaya di sini, tetapi Mesir tidak membuka perbatasan sampai hari ini, dan saya sudah menunggu di sini selama tiga jam. Saya harus pergi."

Seorang sopir ambulans mengatakan bahwa beberapa orang yang telah terluka juga telah diizinkan untuk pergi, tetapi hanya beberapa orang yang mampu melakukan itu.

Ada sejumlah petunjuk selama beberapa hari ini dari para pejabat Israel tentang kemungkinan serangan darat di Gaza. Namun, ada sejumlah pertanyaan terkait hasrat pemerintah untuk terlibat dalam konflik seperti itu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada Kamis pagi bahwa pihaknya akan meningkatkan serangan terhadap Hamas. "Operasi ini akan diperluas dan akan berlanjut sampai penembakan terhadap warga kita berhenti dan ketenangan dipulihkan," kata Netanyahu.

Namun, dia tidak merinci perluasan seperti apa yang akan diperlukan, tetapi mengatakan bahwa militer Israel "siap untuk segala kemungkinan".

Serangan udara Israel telah menewaskan sedikitnya 90 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 500 orang.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X