PBB Serukan Gencatan Senjata untuk Gaza

Kompas.com - 11/07/2014, 02:01 WIB
Api menyala dari sebuah bangunan di kawasan padat penduduk di Gaza City, Jalur Gaza, Palestina, Rabu (9/7/2014), setelah menjadi sasaran serangan udara Israel. AFP PHOTO / THOMAS COEX Api menyala dari sebuah bangunan di kawasan padat penduduk di Gaza City, Jalur Gaza, Palestina, Rabu (9/7/2014), setelah menjadi sasaran serangan udara Israel.
EditorPalupi Annisa Auliani

GAZA CITY, KOMPAS.com — Pesawat tempur Israel masih terus memborbardir Gaza, Palestina, Kamis (10/7/2014), tetapi tetap gagal mencegah para pejuang Palestina melontarkan roket ke wilayah Israel. Seruan gencatan senjata datang dari PBB.

Meningkatnya kekerasan di Gaza, dengan lebih dari 30 orang tewas di Palestina hanya pada Kamis, mendorong Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan gencatan senjata di pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

"Sekarang lebih mendesak daripada sebelumnya pernah ada untuk mencoba menemukan kesamaan, untuk kembali ke (situasi) tenang dan gencatan senjata," kata Ban, setelah Organisasi Konferensi Islam melobi PBB untuk mengutuk Israel.

Presiden Rusia Vladimir Putin mendesak segera diakhirinya pertumpahan darah dan menyatakan keprihatinan atas jatuhnya warga sipil sebagai korban jiwa serangan pesawat tempur Israel, ketika menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah sedang menghadapi momentum berbahaya, setelah dia menelepon Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmud Abbas. Adapun Presiden Perancis Francois Hollande meminta Israel dan Palestina untuk menahan diri dan berdamai.

Namun, Israel tetap menyatakan tekad menghabisi gerakan Hamas yang menguasai Gaza. Netanyahu bahkan disebut mengatakan gencatan senjata sama sekali tak ada di agendanya.

Hamas juga terlihat tak tertarik menghentikan perlawanan kepada Israel. Dalam 48 jam terakhir, lontaran roket dari Gaza balik menghujani Jerusalem dan Tel Aviv, bahkan mencapai Hadera yang berjarak 116 kilometer di utara Gaza.

Sirene meraung di Jerusalem ketika sistem anti-rudal Iron Dome kembali menembak jatuh dua roket yang ditembakkan dari Gaza, kata militer. Dua roket jatuh di area terbuka di Tepi Barat yang diduduki Israel, satu roket lain jatuh di daerah permukiman Maalah Adumim, dan satu roket lagi jatuh di dekat Ofer, penjara militer Israel di barat Ramallah.

Dari Hamas dan Brigade Ezzedine al-Qassam keluar pernyataan bahwa mereka melontarkan 4 roket M75 ke arah Jerusalem, Kamis.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X