Selama Piala Dunia, Asia Tenggara Borong Televisi Layar Datar

Kompas.com - 10/07/2014, 19:57 WIB
Suasana parkir mobil karavan milik suporter Piala Dunia 2014 di kawasan Centro, kota Rio de Janeiro, Brasil, Sabtu (5/7/2014) siang. Meski bermodal minim, suporter tim nasional negara-negara Amerika Selatan datang ke Brasil dengan mobil karavan untuk menyaksikan laga tim pujaan mereka. KOMPAS/ADI PRINANTYOSuasana parkir mobil karavan milik suporter Piala Dunia 2014 di kawasan Centro, kota Rio de Janeiro, Brasil, Sabtu (5/7/2014) siang. Meski bermodal minim, suporter tim nasional negara-negara Amerika Selatan datang ke Brasil dengan mobil karavan untuk menyaksikan laga tim pujaan mereka.
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Sebuah televisi layar datar 63 inci, Selasa (6/5/2014), disiapkan jelang kehadiran Wakil Presiden RI Boediono sebagai saksi dalam sidang kasus Bank Century di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (9/5/2014).
KOMPAS.com - Piala Dunia 2014 kali ini memang membawa banyak berkah. Terbaru, lembaga riset GfK merilis data penjualan televisi layar datar di kawasan Asia Tenggara. Menurut laman Bangkok Post pada Kamis (10/7/2014), Thailand dan Indonesia menjadi pemuncak.

GfK membidik penjualan sejak Mei hingga satu setengah bulan ke depan. Hingga kini sudah terjual 957.000 unit televisi layar datar berturut-turut mulai dari yang terbesar yakni Thailand, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam. Angka ini naik 15 persen andai dibandingkan dengan penjualan pada Februari hingga April 2014.

Peningkatan penjualan menonjol, kata lembaga itu terjadi di Thailand, Vietnam, dan Singapura. "Peningkatan penjualan di Asia Tenggara terdorong pula oleh peningkatan teknologi pertelevisian,"kata Direktur Keuangan untuk Digital Gfk Gerard Tan.

Sejatinya, tak ada negara di Asia Tenggara yang lolos ke Piala Dunia di Brasil, tahun ini. Tetapi, 600 juta penduduk Asia Tenggara adalah pemirsa fanatik tayangan pertandingan-pertandingan Piala Dunia di televisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X