Kompas.com - 10/07/2014, 19:12 WIB
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Para ratu kontes kecantikan Thailand meminta hukuman mati kepada junta militer Thailand. Hukuman mati itu, kata mereka, sebagaimana warta laman Bangkok Post pada Kamis (10/7/2014), ditujukan kepada tersangka pelaku perkosaan dan pembunuhan terhadap seorang bocah remaja di dalam gerbang kereta api. Insiden itu terjadi di kawasan selatan Thailand pada Minggu (6/7/2014).

Tercatat ada lima ratu yang menulis surat permintaan itu kepada pemimpin junta militer Thailand, Jenderal Prayuth Chan-ocha. Mereka adalah Miss Grand Thailand 2014 Parapadsorn  Ditdamrong, Miss Earth Thailand 2014 Sasi Sintawee, Miss Supranational Thailand 2014 Ananya Mongkolthai, Miss Intercontinental Thailand 2014 Patraporn Wang, dan Miss Tourism Thailand 2014 Warangkanang Wutthayakorn. "Hukuman mati itu harus dipercepat untuk mengurangi kejahatan seksual di negeri ini," tulis para ratu itu.

Sementara itu, penggagas permintaan hukuman mati itu, Nawat Itsaragrisil, mengatakan, jangan sampai pelaku pemerkosaan dan pembunuhan itu menikmati hukuman ringan. "Jangan sampai mereka juga menikmati kebebasan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.