Kompas.com - 10/07/2014, 16:45 WIB
Virgin Airlines. ShutterstockVirgin Airlines.
EditorErvan Hardoko

PERTH, KOMPAS.com - Pesawat milik maskapai penerbangan Virgin Air dengan rute penerbangan Perth menuju Sydney, Australia pada Rabu malam (9/7/2014 ) terpaksa kembali ke Bandara Perth setelah seorang penumpang pria mabuk melakukan kekerasan kepada kru dan penumpang.

Kepolisian Federal Australia (AFP) mengatakan telah menahan pria mabuk tersebut yang diketahui berasal dari sebuah permukiman di pinggiran timur kota Perth, Midland.

Setelah ditahan pria itu dijerat tuduhan melakukan perilaku tidak tertib serta menolak mengikuti petunjuk kru penerbangan. Pria berusia 22 tahun itu dijadwalkan tampil dipersidangan pengadilan pada Kamis (10/7/2014). Polisi menambahkan pria itu berada di bawah pengaruh alkohol dan zat adiktif lainnya.

Komandan Polisi Federal di Bandara, Terry Nunn mengatakan sikap kasar yang dilakukan pelaku menimbulkan resiko keselamatan bagi penumpang dan kru pesawat tersebut. "Kru penerbangan tidak boleh dilukai, diancam, atau diganggu ketika sedang bertugas,” katanya.

"Standar ini juga berlaku kepada penumpang, yang tidak layak diganggu ketenangannya dalam perjalanan mereka karena penerbangan mereka sampai ditunda atau dibatalkan,” tambahnya.

"AFP menangani masalah gangguan keamanan penerbangan ini dengan serius dan siapa saja yang berperilaku jahat, tidak pantas dan mengganggu atau mempermalukan staf penerbangan dapat diproses hukum,” tegasnya.

Virgin Australia mengkonfirmasi insiden ini terjadi pada penerbangan VA546  namun mereka tidak bersedia memberikan pernyataan mengenai insiden ini karena kasusnya sudah ditangani polisi.

Maskapai Virgin Airlines mengatakan seluruh penumpang telah diberangkatkan kembali dengan penerbangan pesawat berikutnya atau mendapat fasilitas akomodasi di Perth dan kembali terbang ke Sydney pada Kamis pagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.