Kompas.com - 08/07/2014, 09:56 WIB
Tugu peringatan berbentuk roket M75 diresmikan di Gaza City oleh sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, Senin (10/3/2014). Tugu ini ingin menggambarkan kemampuan kelompok Hamas menyerang jantung Israel dengan menggunakan roket tersebut. MAHMUD HAMS / AFPTugu peringatan berbentuk roket M75 diresmikan di Gaza City oleh sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine al-Qassam, Senin (10/3/2014). Tugu ini ingin menggambarkan kemampuan kelompok Hamas menyerang jantung Israel dengan menggunakan roket tersebut.
EditorEgidius Patnistik
GAZA CITY, KOMPAS.COM - Angkatan udara Israel semalam melancarkan puluhan serangan di Jalur Gaza setelah tembakan roket besar-besaran dari wilayah itu menghantam Israel selatan, kata sejumlah saksi dan pejabat keamanan Palestina, Selasa (8/7/2014). Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 12 orang terluka.

Seorang jurubicara militer Israel memastikan sebuah operasi udara dengan nama sandi Protective Edge telah diluncurkan. Namun juru bicara itu tidak memberikan rincian.

Sejumlah saksi mata mengatakan, beberpa rumah telah menjadi sasaran dalam serangan di Jalur Gaza selatan, terutama di Khan Yunes.

Israel telah "menyeberangi garis merah dengan menyerang rumah-rumah", kata sebuah peringatan Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap bersenjata Hamas yang berbasis di Gaza. "Jika kebijakan ini tidak berhenti, kami akan merespon dengan memperluas radius target kami ke titik di mana musuh akan terkejut," kata pernyataan itu.

Sejumlah militan Hamas di Gaza, Senin, menembakkan puluhan roket ke Israel. Hal itu memicu respon yang dapat berkembang menjadi sebuah konfrontasi besar lain di kawasan itu. Perkembangan tersebut merupakan eskalasi terburuk di dan sekitar Gaza sejak November 2012. Ketegangan itu mengancam untuk menyeret wilayah itu ke konfrontasi baru saat Israel berusaha meredakan lima hari bentrokan penuh kekerasan di wilayah Arab menyusul pembunuhan mengerikan terhadap seorang remaja Palestina oleh kaum ekstremis Yahudi.

Militer Israel, Senin, mengatakan, lebih dari 40 roket telah ditembakkan ke selatan negara itu dalam waktu singkat. "Sebuah rentetan lebih dari 40 roket diluncurkan dari Jalur Gaza dalam beberapa jam terakhir. Tujuh roket dicegat di atas kota Ashdod dan lima roket dicegat di atas Netivot," kata pernyataan militer, yang menunjukkan bahwa sekitar 30 roket telah menghantam Israel.

Sirene terdengar di 10 lokasi, termasuk di Beit Shemesh sekitar 80 kilometer dari Jalur Gaza, kata pernyataan militer. Sekitar 16 roket menghantam daerah sekitar kota Beersheva di selatan, 40 kilometer dari Gaza. Beersheva merupakan tempat tinggal bagi 200.000 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Brigade Ezzedine al-Qassam mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. "Al-Qassam menembakkan puluhan roket ke Netivot dan Ashkelon, Ashdod dan Ofakim dalam menanggapi agresi Zionis," kata sebuah pernyataan kelompok itu.

"Roket-roket Qassam merupakan reaksi wajar atas kejahatan Israel terhadap rakyat kami," kata juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, dalam sebuah pernyataan. "Kami tidak takut ancaman anda dan tidak akan menyerah pada kondisi yang adan ciptakan, kami akan merespon kejahatan anda."

Tak lama setelah itu, sejumlah pesawat tempur Israel menghantam lebih dari 30 sasaran di dekat kota Rafah di Gaza selatan di daerah dekat perbatasan Israel yang penuh dengan terowongan, kata sejumlah saksi mata Palestina dan sumber-sumber keamanan kepada AFP.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.