Kompas.com - 07/07/2014, 08:18 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

GAZA CITY, KOMPAS.com - Setidaknya lima warga Palestina tewas karena serangan pesawat tak berawak (drone) Israel, berdasarkan pernyatan petugas medis, Senin (7/7/2014). Serangan Israel ini merupakan balasan atas lontaran roket dari para gerilyawan Palestina.

Juru bicara pelayanan kesehatan Jalur Gaza, Ashraf al-Qudra, mengatakan dua warga Palestina tewas dan dua lainnya luka-luka dalam serangan drone di timur Rafah, di Gaza selatan. Dia mengatakan ada satu lagi warga Palestina yang terluka akibat serangan itu.

Ezzedine al-Qassam, sayap militer Hamas, mengatakan setidaknya enam orang telah terbunuh dalam serangan Israel ke Rafah itu. Namun, Qudra tak mengonfirmasi pernyataan Qassam. Para saksi mata mengatakan para anggota Qassam tewas ketika sebuah terowongan runtuh akibat serangan Israel tersebut.

Sementara itu, militer Israel menargetkan sembilan situs sebagai target serangan mereka, diduga sebagai lokasi peluncur roket di Jalur Gaza. Sebelumnya, pada Minggu (6/7/2014) malam, dua warga Palestina juga tewas akibat serangan drone di timur kamp pengungsi Bureij, di dekat perbatasan Gaza tengah dan Israel, berdasarkan pernyataan layanan darurat setempat.

Roket dari Palestina kembali meluncur ke Israel menyusul pembunuhan brutal atas Mohammed Abu Khaider, pada Rabu (2/7/2014). Pembunuhan ini diyakini sebagai aksi balas dendam atas kematian tiga remaja Israel yang jasadnya ditemukan pada Senin (30/6/2014), setelah hilang sejak Kamis (12/6/2014).

Pembunuhan atas Khaider memicu bentrok yang langka di dalam Israel, dari orang-orang Arab yang memiliki kewarganegaraan Israel. Selama ini diskriminasi dan ketidaksukaan berkembang di di wilayah ini tetapi sebelumnya nyaris tak pernah ada bentrok seperti yang terjadi pada Sabtu (5/7/2014) di wilayah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.