Militer Irak Usir ISIS dari Desa Kelahiran Saddam Hussein

Kompas.com - 04/07/2014, 20:29 WIB
Pasukan Irak didukung kendaraan tempur dikerahkan menuju kota Baquba, 60 kilometer sebelah utara Baghdad, untuk memerangi pemberontak yang dipimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). AP PhotoPasukan Irak didukung kendaraan tempur dikerahkan menuju kota Baquba, 60 kilometer sebelah utara Baghdad, untuk memerangi pemberontak yang dipimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
EditorErvan Hardoko
BAGHDAD, KOMPAS.com — Angkatan Darat Irak berhasil mengusir pemberontak Sunni dari desa Awja yang merupakan tempat kelahiran Saddam Hussein. Demikian pernyataan kepolisian dan militer Irak, Jumat (4/7/2014).

Dalam serangan balasan, pasukan pemerintah yang didukung milisi Syiah dengan bantuan sejumlah helikopter tempur merebut kembali desa Awja, Kamis (3/7/2014) malam.

Kepolisian Irak mengatakan, tiga pemberontak tewas dalam baku tembak selama satu jam dan pasukan utama pemberontak melarikan diri ke tepian timur Sungai Tigris di seberang desa Awja.

Sementara itu, stasiun televisi pemerintah mengutip pernyataan juru bicara militer, Qasin Atta, mengabarkan bahwa desa Awja sudah sepenuhnya dikuasai dan 30 orang pemberontak tewas.


Angkatan darat mengatakan telah menguasai wilayah sejauh 50 kilometer sepanjang jalan raya antara Samarra dan Awja yang terletak 100 kilometer dari ibu kota Baghdad.

Meski demikian, pasukan pemerintah masih terus mendapatkan serangan dari militan Sunni, sementara kota Tikrit yang terletak beberapa kilometer ke arah utara desa Awja masih berada dalam genggaman pemberontak.

Kota Tikrit jatuh ke tangan pemberontak Sunni pimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), ketika melakukan serangan kilat beberapa pekan lalu. ISIS kini menguasai sebagian besar wilayah utara Irak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X