Berkedok Usaha Kafe, Bapak dan Anak Jual Ginjal Ilegal

Kompas.com - 03/07/2014, 17:23 WIB
Ilustrasi ginjal ShutterstockIlustrasi ginjal
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Seorang bapak dan anak tirinya bersekongkol menjadi penjual ilegal ginjal manusia. Untuk mengelabui khalayak, mereka membuka usaha kafe kecil-kecilan di Phnom Penh, Kamboja. Akal bulus mereka berganjar ke penjara setelah seorang korban melaporkan ke polisi, tulis Bangkok Post pada Kamis (3/7/2014).

Kepala Kepolisian Phnom Penh Keo Thea menuturkan kasus ini di kantornya. Kata polisi, pasangan begundal itu bernama Nhem Phalla berusia 40 tahun dan anak tirinya, Yem Asisas berumur 29 tahun. "Satu dari lima korban mereka melapor kepada kami. Kasus pun terungkap," kata Keo Thea.

Thea melanjutkan, kasus jual-beli ginjal ilegal memang sudah merebak bertahun-tahun. Kasus ini menyangkut jaringan perdagangan manusia pula.

Nhem dan Yem, seturut penyelidikan polisi, masuk dalam jaringan seperti itu. Mereka menjadi perantara bagi pasien penderita gagal ginjal di Thailand. Banderol harga ginjal di pasar gelap mencapai 10.000 dollar AS hingga 13.000 dollar AS.

Rupanya, kedua bapak dan anak itu berlaku curang. Para korban yang sudah  menjual ginjal mereka ternyata cuma mendapat 5.000 dollar AS per orang. "Satu korban berusia 15 tahun bahkan mengaku cuma mendapat duit 3.000 dollar AS," terang Keo Thea.

Lazimnya, orang-orang Kamboja yang terpedaya dengan iming-iming duit itu masuk ke wilayah Thailand dengan dokumen palsu. Melalui makelar, keduanya dipertemukan. Transaksi pun terjadi.

Kendati demikian, hingga berita ini diunggah, polisi Kamboja masih melakukan penelusuran kasus. Kedua tersangka, besar kemungkinan, bisa mendapat ganjaran 20 tahun penjara. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X