Kompas.com - 02/07/2014, 15:05 WIB
EditorErvan Hardoko
BAGHDAD, KOMPAS.com — Abu Bakar al-Baghdadi, pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang baru memproklamasikan diri sebagai kalifah baru, bersumpah untuk memimpin penaklukan Roma dan mengundang umat Muslim untuk berperang bersama ISIS di seluruh dunia.

Al-Baghdadi, yang memiliki gelar doktor untuk studi Islam, mengatakan bahwa di seluruh dunia, umat Muslim dari Tiongkok hingga Indonesia menjadi target pembunuhan.

Sebagai kalifah pertama sejak runtuhnya Kekaisaran Ottoman, Al-Bahgdadi menyerukan agar umat Muslim sedunia berjuang untuk mewujudkan pan-Islamisme.

"Mereka yang bisa pindah ke negara Islam harus segera pindah karena pindah ke rumah Islam adalah sebuah kewajiban," kata Al-Baghdadi lewat sebuah rekaman audio yang diunggah ke situs milik ISIS.

Al-Baghdadi juga mengajak umat Muslim yang memiliki keahlian militer, manajerial, dokter, insinyur, dan kemampuan lainnya untuk bergabung dengan kekalifahannya.

"Datanglah umat Muslim. Inilah negara kalian. Suriah bukan hanya untuk orang Suriah dan Irak bukan hanya untuk orang Irak. Negara Muslim adalah untuk semua Muslim," ujar Al-Baghdadi.

"Ini saran saya kepada kalian. Jika Anda mendukung negara Islam, maka kita akan taklukkan Roma dan menguasai dunia," tambah Al-Baghdadi.

Dia juga memerintahkan para pejuangnya untuk meningkatkan aksi mereka pada bulan suci Ramadhan ini.

"Dalam bulan suci ini, tak ada perbuatan yang lebih baik dibanding berjihad di jalan Allah, jadi ambil kesempatan ini dan ikuti jalan para pendahulumu. Berjuanglah para tentara Islam," ujar Al-Baghdadi.

Al-Baghdadi mengklaim wilayah luas di wilayah utara Irak yang hingga kini belum teruji menghadapi serangan pasukan pemerintah. Sejumlah pengamat khawatir, klaim Baghdadi ini akan mengubah ekstremisme Islam, terutama karena mereka menggunakan media sosial untuk menjaring pengikut.

Seorang peneliti dari Institut Delma di Abu Dhabi, Hassan, mengatakan bahwa kemunculan Al-Baghdadi ini merupakan tantangan paling radikal yang dihadapi dunia setelah Osama bin Laden dan Al Qaeda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
NASIONAL
Isi UU IKN
Isi UU IKN
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.