Kompas.com - 02/07/2014, 08:14 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.COM - Pemimpin kelompok militan ISIS di Irak menyerukan umat Islam untuk bertolak ke Irak dan Suriah untuk membantu membangun negara Islam. Abu Bakr al-Baghdadi, dalam sebuah pesan audio, menyerukan Muslim untuk berimigrasi ke "Negara Islam" dengan mengatakan langkah itu sebagai kewajiban.

Ia membuat "seruan khusus" itu untuk para hakim, dokter, insinyur dan mereka yang memiliki keahlian militer dan administratif.

Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengumumkan pembentukan negara Islam atau kekalifahan, di kawasan yang mereka kuasai di Irak dan Suriah.

Dalam pesan audio sebelumnya pekan ini, ISIS memproklamirkan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai kalifah dan "pemimpin Muslim di mana pun".

Balas Dendam

Pemerintah Irak kehilangan kekuasaan di sebagian besar tempat ke tangan militan Sunni yang dipimpin ISIS dalam satu bulan terakhir.

Kelompok itu mengatakan negara Islam akan diperluas dari Aleppo di Suriah ke Propinsi Diyala di Irak timur.

Dalam pesannya, Abu Bakr al-Baghdadi, juga menyerukan agar para pejuang meningkatkan pertempuran selama bulan Ramadan.

Ia juga menyebut daftar panjang negara yang ia katakan terjadi pelanggaran yang dilakukan terhadap Muslim, dari Republik Afrika Tengah sampai Myanmar. "Kami akan balas dendam. Bahkan bilapun perlu waktu, kami akan balas dendam," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.