Jelang Kunjungan Xi Jinping ke Seoul, Korut Kembali Luncurkan Misil

Kompas.com - 29/06/2014, 08:10 WIB
Ilustrasi: Sejumlah roket diluncurkan dari sistem peluncuran roket K-136 dalam sebuah latihan militer Korea Utara di kawasan pesisir tak jauh dari zona demiliterisasi yang memisahkan kedua korea. Yonhap/TelegraphIlustrasi: Sejumlah roket diluncurkan dari sistem peluncuran roket K-136 dalam sebuah latihan militer Korea Utara di kawasan pesisir tak jauh dari zona demiliterisasi yang memisahkan kedua korea.
EditorBambang Priyo Jatmiko

SEOUL, KOMPAS.com - Militer Korea Utara menembakkan misil balistik ke laut timur negara tersebut Minggu pagi ini (29/6/2014). Hal ini memicu ketegangan baru dengan negara-negara tetangganya.

Hal itu dilakukan setelah Pyongyang melakukan aksi yang sama tiga hari sebelumnya. "Korea Utara kembali menembakkan rudal ke Laut Jepang pada pukul 05.00 Minggu pagi," ujar juru bicara Menteri Pertahanan Korea Selatan sebagaimana dikutip dari AFP.

Namun demikian, juru bicara itu tidak bersedia menyebutkan secara detail mengenai jenis misil yang ditembakkan itu. Akan tetapi, kantor berita Korea Selatan, Yonhap menyebutkan jenis misil yang ditembakkan adalah misil yang memiliki jangkauan sekitar 500 kilometer (300 mil).

Peluncuran yang terakhir ini diperkirakan yang ketiga kalinya dilakukan Pyongyang untuk unjuk kekuatan, menjelang kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Seoul.

Pada 3-4 Juli, Xi Jinping akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan. Sekaligus menandai kunjungan pertama pemimpin Tiongkok ke Seoul untuk yang pertama kalinya dalam dua dekade terakhir. Setelah itu, Xi Jinping akan melanjutkan perjalanannya ke Korea Utara.

China sejauh ini menjadi satu-satunya negara yang menjadi mitra utama Korea Utara dalam perdagangan dan politik, di tengah isolasi yang dilakukan oleh negara lain.

Korea Utara kerapkali meluncurkan misil jarak pendek sebagai bentuk ekspresi kemarahan dan memprovokasi Korea Selatan. Pada Maret lalu misalnya, Korea Utara meluncurkan roket pada saat Seoul dan Washington tengah melakukan latihan militer bersama.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X