ISIS Klaim Dalangi Bom Bunuh Diri di Beirut

Kompas.com - 27/06/2014, 20:49 WIB
Api terlihat di masih menjilat di salah satu lantai Hotel Duroay, Beirut setelah seorang pelaku bom bunuh diri beraksi. ANWAR AMRO / AFPApi terlihat di masih menjilat di salah satu lantai Hotel Duroay, Beirut setelah seorang pelaku bom bunuh diri beraksi.
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com - Seorang pelaku bom bunuh diri yang tewas dalam penggrebekan oleh pasukan keamanan Lebanon adalah anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), berdasarkan pernyataan yang dipublikasikan pada Jumat (26/6/2014).

"Dua singa ISIS, yang memasuki kota Beirut di hotel Duroy, terlibat baku tembak dengan pasukan keamanan yang loyal kepada Partai Setan," demikian pernyataan yang dipublikasikan di dunia maya itu.

Yang dimaksud dengan Partai Setan dalam pernyataan itu adalah Hezbollah yang dalam bahasa Arab justru berarti Partai Tuhan.

"Kami katakan kepada Partai Setan dan agen-agennya, militer Lebanon, bahwa ini adalah serangan pertama dan masih banyak ratusan orang yang berani bunuh diri untuk darah Syiah," lanjut pernyataan itu.

Pernyataan yang diduga dibuat ISIL itu muncul tiga hari setelah pernyataan yang dikeluarkan kelompok Brigade Abdullah Azzam yang terkait Al Qaeda yang memperingatkan serangan lanjutan terhadap Syiah di Lebanon.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Lebanon mengatakan pelaku bom bunuh diri yang berasal dari Arab Saudi itu sebenarnya tengah mengincar target lain.

Target yang hendak diincar si "pengantin" Saudi itu adalah sebuah restoran yang ramai di wilayah selatan Beirut yang banyak didiami warga Syiah.

Namun, sebelum rencana itu terlaksana, aparat keamanan sudah mengendus keberadaannya dan langsung menggrebeknya di Hotel Duroy, pada Rabu (25/6/2014).

Ledakan bom bunuh diri di Hotel Duroy itu merupakan serangan bom ketiga dalam lima hari di Lebanon, yang terimbas perang saudara di Suriah dan Irak, sehingga memecah warga negeri kecil itu.



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X