Ledakan itu terjadi di dekat sebuah pos penjagaan dan sebuah kafe di kawasan Shatila yang merupakan basis kelompok Hezbollah yang mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang di Suriah.
Kantor berita Pemerintah Lebanon kemudian mengabarkan bahwa seorang pejabat keamanan Abdul-Karim Hodroj tewas dalam serangan bom tersebut.
Sejauh ini belum dapat dipastikan apakah Hodroj yang sedang bertugas di pos penjagaan adalah sasaran dari penyerangan itu.
Selain menewaskan pejabat keamanan Lebanon, bom itu melukai sejumlah orang yang sedang berada di kafe menyaksikan siaran langsung Piala Dunia 2014.
Seorang sumber yang tak ingin diketahui identitasnya mengatakan, Hodroj dan koleganya Ali Jaber, yang terluka dalam insiden itu, sedang melintas di kawasan tersebut.
"Mereka kemudian melihat sebuah mobil itu melaju melawan arus lalu lintas dan itu membuat mereka curiga," kata sumber itu.
"Mobil itu kemudian berhenti di tengah jalan dan seorang pria keluar dari dalamnya. Hodroj kemudian menghentikan dan menanyai pria tersebut," tambah sumber itu.
Pria itu hanya mengatakan, kunci mobilnya rusak dan dia tak bisa mengemudikan mobil itu. Perilaku pengemudi mobil yang mencurigakan itu membuat Hodroj dan kawannya melapor ke pos pemeriksaan terdekat.
"Hodroj tetap bersama pria itu agar dia tak kabur, sementara Jaber melapor ke pos penjagaan setempat," ujar sang sumber.
Tak lama kemudian terjadi ledakan dahsyat. Jaber berjarak sekitar 30 meter dari pusat ledakan yang mengakibatkan dirinya terluka.
Selama beberapa bulan terakhir wilayah Lebanon selatan yang menjadi basis Hezbollah kerap mendapatkan serangan bom. Sebagian besar kejadian itu diklaim kelompok militan Sunni.
Mereka beralasan, serangan dilakukan karena Hezbollah mengirim ribuan pejuangnya ke Suriah untuk membela Bashar al-Assad.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.