Kompas.com - 24/06/2014, 17:53 WIB
Kepolisian Lebanon tengah memeriksa lokasi ledakan bom mobil bunuh diri di wilayah selatan Beirut yang menjadi basis kelompok Hezbollah. ANWAR AMRO / AFPKepolisian Lebanon tengah memeriksa lokasi ledakan bom mobil bunuh diri di wilayah selatan Beirut yang menjadi basis kelompok Hezbollah.
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com — Seorang pelaku bom bunuh diri beraksi di wilayah selatan Beirut, Selasa (24/6/2014) malam, menewaskan seorang perwira keamanan dan melukai 20 orang lainnya.

Ledakan itu terjadi di dekat sebuah pos penjagaan dan sebuah kafe di kawasan Shatila yang merupakan basis kelompok Hezbollah yang mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang di Suriah.

Kantor berita Pemerintah Lebanon kemudian mengabarkan bahwa seorang pejabat keamanan Abdul-Karim Hodroj tewas dalam serangan bom tersebut.

Sejauh ini belum dapat dipastikan apakah Hodroj yang sedang bertugas di pos penjagaan adalah sasaran dari penyerangan itu.

Selain menewaskan pejabat keamanan Lebanon, bom itu melukai sejumlah orang yang sedang berada di kafe menyaksikan siaran langsung Piala Dunia 2014.

Seorang sumber yang tak ingin diketahui identitasnya mengatakan, Hodroj dan koleganya Ali Jaber, yang terluka dalam insiden itu, sedang melintas di kawasan tersebut.

"Mereka kemudian melihat sebuah mobil itu melaju melawan arus lalu lintas dan itu membuat mereka curiga," kata sumber itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mobil itu kemudian berhenti di tengah jalan dan seorang pria keluar dari dalamnya. Hodroj kemudian menghentikan dan menanyai pria tersebut," tambah sumber itu.

Pria itu hanya mengatakan, kunci mobilnya rusak dan dia tak bisa mengemudikan mobil itu. Perilaku pengemudi mobil yang mencurigakan itu membuat Hodroj dan kawannya melapor ke pos pemeriksaan terdekat.

"Hodroj tetap bersama pria itu agar dia tak kabur, sementara Jaber melapor ke pos penjagaan setempat," ujar sang sumber.

Tak lama kemudian terjadi ledakan dahsyat. Jaber berjarak sekitar 30 meter dari pusat ledakan yang mengakibatkan dirinya terluka.

Selama beberapa bulan terakhir wilayah Lebanon selatan yang menjadi basis Hezbollah kerap mendapatkan serangan bom. Sebagian besar kejadian itu diklaim kelompok militan Sunni.
Mereka beralasan, serangan dilakukan karena Hezbollah mengirim ribuan pejuangnya ke Suriah untuk membela Bashar al-Assad.



Sumber AP,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.