Sebut Kaum Gay sebagai Kotoran, Penyanyi Opera Dipecat

Kompas.com - 23/06/2014, 17:49 WIB
Penyanyi opera, Tamar Iveri. ABC AustraliaPenyanyi opera, Tamar Iveri.
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com — Penyanyi opera asal Georgia, Tamar Iveri, tidak jadi tampil bersama Opera Australia dalam produksi yang akan dipentaskan setelah kontraknya diakhiri terkait komentarnya yang menyamakan gay dan lesbian dengan kotoran.

Tamar semula akan memegang peran utama sebagai Desdemona dalam pergelaran opera "Otello" bulan depan di Sydney. Namun, akibat komentarnya itu, Opera Australia menegaskan, kontrak Tamar sudah diakhiri.

Tekanan terhadap Opera Australia agar mengambil tindakan memuncak pada akhir pekan lalu terkait komentar Tamar tentang kelompok gay dan lesbian yang diunggah di akun Facebook-nya.

Sebenarnya, Tamar telah meminta maaf dan mengatakan, dia sangat terkejut dan sedih mendengar laporan di media, dan menyalahkan suaminya atas komentar itu.

Namun dalam sebuah pernyataan, Opera Australia mengatakan, pandangan Tamar itu, seperti dimuat di laman Facebook-nya, dinilai sangat tidak layak. Dia juga akan tampil dalam opera  "Tosca" di Melbourne tahun ini, dan akibat masalah ini kepastian Tamar tampil di Melbourne menjadi tidak jelas.

Jed Horner dari organisasi New South Wales Gay and Lesbian Rights Lobby mengatakan, pemutusan kontrak Tamar merupakan perkembangan positif yang sebenarnya sudah lama dinantikan.

"Opera Australia seharusnya memeriksa latar belakang orang ini karena ada dugaan bahwa ini bukan pertama kalinya (dia berkomentar). Komentar-komentar itu seharusnya ditangani oleh Opera Australia saat pertama kali muncul," kata Horner.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X