Israel Lancarkan Serangan Udara ke Posisi Suriah di Golan

Kompas.com - 23/06/2014, 10:34 WIB
Prajurit AD Israel bersiaga di atas tank mereka sambil mengawasi pintu perbatasan Quneitra di dataran tinggi Golan. Reuters/Al ArabiyaPrajurit AD Israel bersiaga di atas tank mereka sambil mengawasi pintu perbatasan Quneitra di dataran tinggi Golan.
EditorEgidius Patnistik
QUNEITRA, KOMPAS.COM — Israel melancarkan serangan udara balasan terhadap posisi tentara Suriah di Dataran Tinggi Golan semalam setelah seorang remaja Israel tewas dalam sebuah serangan Suriah. Demikian kata pihak militer Senin (23/6/2014) dini hari. "IDF (Angkatan Bersenjata Israel) menyasar sembilan posisi tentara Suriah dalam menanggapi serangan sebelumnya yang bersumber dari Suriah yang menewaskan seorang remaja Israel dan melukai dua warga sipil Israel lainnya," kata seorang juru bicara militer.

Aksi hari Minggu itu menandai eskalasi paling serius sepanjang garis gencatan senjata dengan Suriah sejak Perang Timur Tengah 1973.

Menteri Pertahanan Israel memperingatkan, Damaskus akan membayar "harga tinggi" karena membantu kaum militan yang bertekad merugikan negara Yahudi itu.

Lokasi-lokasi yang disasar serangan balasan Israel mencakup "markas militer Suriah dan posisi peluncuran", dan "sejumlah serangan langsung telah dikonfirmasi". Demikian kata pernyataan Letnan Kolonel Peter Lerner, juru bicara untuk pers asing militer Israel.

Belum ada laporan tentang korban di pihak Suriah.

Serangan udara itu terjadi setelah seorang remaja 13 tahun yang merupakan putra seorang pegawai kementerian pertahanan Israel tewas di Golan pada Minggu pagi. Korban yang merupakan warga Israel keturunan Arab itu bernama Mohammed Qaraqra, yang berasal dari desa Arabeh di wilayah Galilea. Demikian kata radio militer.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam serangan mematikan itu. "Musuh-musuh Israel tidak akan berhenti," kata Netanyahu kepada ayah Qaraqra melalui telepon, sebagaimana dilaporkan kantor perdana menteri itu. "Mereka tidak akan berhenti menyerang warga sipil atau bahkan membunuh anak-anak seperti yang terjadi pada pagi ini," tambah Netanyahu.

Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, remaja itu tewas ketika sebuah ledakan menghantam mobil yang ia tumpangi bersama ayahnya dan seorang pegawai kementerian pertahanan lain.

Sumber-sumber militer mengatakan, kendaraan itu milik kementerian pertahanan dan sedang digunakan "sebagai bagian dari pekerjaan konstruksi di perbatasan".

Lerner mengatakan, tentara "tidak yakin apakah bahan peledak, roket atau mortir" yang menghantam mobil itu, seraya mencatat bahwa ada lubang di dekat pagar perbatasan. "Serangan kemarin merupakan tindakan agresi tak beralasan terhadap Israel ... IDF tidak akan menoleransi setiap upaya untuk melanggar kedaulatan Israel dan akan bertindak untuk melindungi warga sipil Israel," tegas Lerner.

"Ini merupakan insiden paling besar di perbatasan dengan Suriah sejak awal perang saudara," katanya sebelumnya. Ia memastikan bahwa korban merupakan kematian pertama di sisi Israel sejak terjadinya perang sipil di Suriah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X