Direktur Perusahaan Pemilik Feri Sewol Diadili

Kompas.com - 20/06/2014, 19:24 WIB
Kapten kapal feri Sewol Lee Joon-seok dikawal polisi saat mendatangi sidang di Pengadilan Distrik Gwangju, Korea Selatan, terkait tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol. YONHAP / AFPKapten kapal feri Sewol Lee Joon-seok dikawal polisi saat mendatangi sidang di Pengadilan Distrik Gwangju, Korea Selatan, terkait tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol.
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Pemimpin perusahaan kapal feri Sewol yang karam di Korea Selatan April lalu, hadir di pengadilan, Jumat (20/6/2014).

Pemimpin Chonghaejin Marine, Kim Han-sik (73) dan empat pegawainya didakwa mengabaikan laporan-laporan bahwa perusahaan itu berulang kali telah mengisi kapal feri itu lebih dari kapasitasnya.

Pengadilan terhadap kapten dan 14 awak kapal lain berlangsung terpisah sejak pekan lalu dengan berbagai dakwaan berkaitan dengan kegagalan membantu menyelamatkan para penumpang.

Setidaknya 292 orang, kebanyakan pelajar, tewas dalam tragedi 16 April. Musibah feri di  Korea Selatan ini memicu kemarahan publik sehingga muncul seruan agar hukuman berat dijatuhkan kepada para awak kapal.

Sebagian pengamat meramalkan, para tersangka akan sulit mendapatkan pengadilan yang adil karena liputan media massa yang meluas.

Sementara itu Yoo Byung-eun, yang memiliki perusahaan feri itu lewat perusahaan induk, masih buron hingga saat ini. Bulan lalu ia menolak panggilan resmi pihak berwenang dan menjadi target operasi pencarian besar-besaran.

Beberapa bulan setelah feri tenggelam, regu penyelam terus berusaha untuk menemukan 12 orang masih hilang. Namun belum ada jenazah baru yang ditemukan dalam pencarian di bawah laut terakhir.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X