Kompas.com - 20/06/2014, 12:17 WIB
Kelompok pro-demokrasi 'Alliance for True Democracy' di Hong Kong, Rabu (18/6/2014), memrotes pemblokiran iklan politik di YouTube. VOAKelompok pro-demokrasi 'Alliance for True Democracy' di Hong Kong, Rabu (18/6/2014), memrotes pemblokiran iklan politik di YouTube.
EditorEgidius Patnistik
HONG KONG, KOMPAS.COM - Google mengatakan telah mencapai kompromi dengan kelompok Alliance for True Democracy di Hong Kong terkait iklan politik yang diblokir oleh situs raksasa YouTube milik Google. Dalam sebuah pernyataan hari Kamis (19/6/2014), perusahaan yang berpusat di Amerika itu mengatakan kelompok Alliance dapat memasang iklannya selama tidak mengikutsertakan China daratan sebagai target distribusi.

Pernyataan itu menambahkan bahwa Google menegaskan pentingnya hak menyatakan sikap politik.
 
Seorang karyawan di perusahaan Hong Kong yang menangani hubungan masyarakat bagi Google hari Kamis mengatakan kepada VOA bahwa masalahnya telah diselesaikan dan iklan kelompok itu akan diunggah ke situs YouTube dalam beberapa hari mendatang.
 
Daniel Huang, manajer proyek kelompok Alliance for True Democracy, mengatakan kepada VOA kelompok itu setuju untuk mengubah sasaran iklannya walaupun berkeras YouTube telah membuat pilihan yang salah.
 
“Karena kami berharap akan meraih dampak terbesar dan terbaik dari publisitas di Hong Kong, kami akan menghapus China daratan dari daftar sekarang. Namun, kami yakin YouTube tidak punya alasan yang tepat untuk melarang kami memasang iklan ini di China daratan,” kata Huang.
 
Kelompok, yang mengkampanyekan perluasan demokrasi di Hong Kong ini, sedang berupaya mendorong warga Hong Kong turut dalam referendum tidak resmi mengenai perluasan hak suara di bekas wilayah koloni Inggris tersebut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.