Kompas.com - 18/06/2014, 20:32 WIB
Ilustrasi menerobos lampu pengatur lalu lintas. news.com.auIlustrasi menerobos lampu pengatur lalu lintas.
EditorErvan Hardoko
RIYADH, KOMPAS.com — Pemerintah Arab Saudi mulai memberlakukan hukuman berat untuk pengendara kendaraan bermotor yang menerobos lampu pengatur lalu lintas.

Menurut aturan baru ini, para pengemudi yang menerobos lampu merah akan dijatuhi hukuman kurungan selama satu hari sebelum mereka membayar denda. Demikian dikabarkan harian lokal Sada, Rabu (18/6/2014).

"Kini sistem pembayaran denda untuk pelanggaran lalu lintas tidak menerima denda bagi penerobos lampu merah, kecuali polisi lalu lintas memberikan surat yang menyatakan mereka sudah menjalani hukuman kurungan satu hari," demikian harian Sada.

Aturan baru ini diprakarsai Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Nayef sebagai bagian dari daftar kejahatan baru di negara kerajaan itu.

"Menerobos lampu merah dianggap kejahatan besar karena bisa mengakibatkan kecelakaan dan kematian, demikian dicantumkan dalam daftar kejahatan baru," kata seorang pejabat Saudi.

Bulan lalu, seorang ulama ternama Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz al-Shaikh, mengatakan, pengemudi yang secara sengaja menerobos lampu mereh dan mengakibatkan kematian orang lain bisa disamakan dengan melakukan pembunuhan.

"Mereka yang melakukan itu (menerobos lampu merah) juga melecehkan Islam. Jika perilaku mereka itu mengakibatkan kematian orang lain maka itu sama dengan sebuah pembunuhan," ujar Sheikh Abdul Aziz.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.