Kompas.com - 16/06/2014, 16:38 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Kepolisian Mesir sepanjang akhir pekan lalu menutup sejumlah toko di Kairo yang dicurigai memiliki kaitan dengan Ikhwanul Muslimin. Demikian dikabarkan harian The New York Times, Senin (16/6/2014).

Dua toko yang ditutup itu antara lain dua toko grosir Zad dan Seoudi yang dituduh bekerja untuk Ikhwanul Muslimin. Pemilik toko grosir Zad adalah salah satu pemimpin Ikhwanul, yaitu Khairat el-Shater, yang saat ini ditahan.

Sementara itu, pemilik toko grosir Seoudi belakangan dibebaskan dari tuduhan keterkaitan dengan Ikhwanul Muslimin, yang kini menjadi organisasi terlarang di Mesir.

Selain menutup sejumlah toko, aparat keamanan Mesir juga menyita sebuah buletin mingguan milik sebuah kelompok pejuang HAM dan menangkap dua aktivis organisasi itu.

Jaringan Informasi Arab untuk HAM menyatakan, kepolisian Mesir menyita 1.000 eksemplar buletin Wasla karena dianggap menjadi sarana penggulingan pemerintah.

Polisi juga menuding penerbit buletin itu juga terkait dengan kegiatan Ikhwanul Muslimin, meski selama ini Jaringan Informasi HAM Arab ini dikenal sebagai sebuah organisasi liberal yang juga kerap mengkritik Ikhwanul Muslimin.

Buletin Wasla sudah terbit sejak 2010, yang berisi kompilasi berbagai artikel dari blog dan media sosial untuk bahan bacaan warga senior Mesir yang tak terbiasa mengunakan komputer dan internet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.