Inggris: Al-Shabab Berencana Serang Djibouti

Kompas.com - 12/06/2014, 20:03 WIB
Seorang sniper pasukan AS menempati sebuah bekas menara pengendali bandar udara di sebuah kawasan kekuasaan kelompok militan Al Shabab di Somalia. Dikabarkan pasukan elit Navy SEAL berhasil menangkap seorang komandan senior Al Shabab. ReutersSeorang sniper pasukan AS menempati sebuah bekas menara pengendali bandar udara di sebuah kawasan kekuasaan kelompok militan Al Shabab di Somalia. Dikabarkan pasukan elit Navy SEAL berhasil menangkap seorang komandan senior Al Shabab.
EditorErvan Hardoko
NAIROBI, KOMPAS.com - Pemerintah Inggris, Kamis (12/6/2014), memperingatkan kelompok militan Somalia, Al-Shabab tengah merencanakan serangan ke Djibouti yang terletak di kawasan Tanduk Afrika.

"Terdapat laporan yang kredibel terkait rencana Al-Shabab untuk menyerang sejumlah target di Djibouti, termasuk sejumlah kepentingan Barat," demikian Kementerian Luar Negeri Inggris.

Pasukan Djibouti saat ini menjadi bagian tentara Uni Afrika yang memerangi Al-Shabab di Somalia. Pelabuhan Djibouti kini menjadi basis penting kapal-kapal tempur yang menggelar operasi anti-bajak laut Somalia.

"Kepentingan Barat dan Djibouti kemungkinan bakal menjadi target utama Al-Shabab karena negara itu mendukung pemerintah Somalia dan berpartisipasi dalam misi penjaga perdamaian Uni Afrika," tambah Kemenlu Inggris.

Bulan lalu, satu orang tewas dan sejumlah orang lainnya terluka dalam dua serangan bom bunuh diri di sebuah restoran. Itu merupakan serangan partama di Djibouti yang diklaim Al-Shabab, sejak negeri itu bergabung dengan pasukan Uni Afrika pada 2011.

Al-Shabab saat itu juga mengatakan serangan tersebut juga menjadi balasan karena Djibouti menjadi rumah bagi pangkalan militer AS terbesar di Afrika.

Pangkalan militer AS di Djibouti biasanya digunakan untuk mendukung semua operasi militer AS di kawasan Afrika, termasuk serangan drone di Somalia. Selain AS, Perancis yang juga adalah mantan penjajah Djibouti memiliki pangkalan militer di negeri kecil tersebut.

Pekan ini, pemerintah Inggris juga merilis peringatan terkait ancaman terorisme untuk warga di negara-negara Afrika Timur termasuk Etiopia, Djibouti, Kenya dan Uganda, yang semuanya mengirim pasukan ke Somalia, khususnya saat menyaksikan Piala Dunia.

Empat tahun lalu, saat final Piala Dunia 2010 digelar, Al-Shabab meledakkan dua restoran di ibu kota Uganda, Kampala yang menewaskan sedikitnya 76 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X