Lagi, Seorang Wanita India Diduga Diperkosa dan Digantung

Kompas.com - 12/06/2014, 16:36 WIB
Ratusan perempuan, termasuk anak-anak sekolah, melakukan unjuk rasa di Gedung Parlemen di New Delhi, menuntut pemerintah India mengambil langkah nyata untuk mengurangi angka perkosaan terhadap anak-anak di negeri itu. RAVEENDRAN / AFPRatusan perempuan, termasuk anak-anak sekolah, melakukan unjuk rasa di Gedung Parlemen di New Delhi, menuntut pemerintah India mengambil langkah nyata untuk mengurangi angka perkosaan terhadap anak-anak di negeri itu.
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com — Seorang perempuan berusia 19 tahun ditemukan tergantung di sebuah pohon di sebuah desa bagian utara India. Ini merupakan kasus ketiga dalam pekan ini di negara bagian Uttar Pradesh.

Jenazah perempuan itu ditemukan di daerah Moradabad, sekitar tiga jam dari ibu kota New Delhi. Keluarganya mengatakan kepada polisi bahwa perempuan itu diperkosa dan proses otopsi sedang dilakukan.

Bulan lalu dua orang perempuan remaja korban pemerkosaan dan pembunuhan ditemukan dalam kondisi yang sama di sebuah pohon dan memicu kemarahan di India.

Sementara itu, pada Rabu (11/6/2014), seorang perempuan berusia 44 tahun ditemukan tergantung di pohon di daerah Bahraich.

Polisi mengatakan, perempuan itu diancam penduduk setempat karena menjual minuman keras di daerah itu dan keluarganya telah mengajukan lima nama orang-orang yang terkait dengan kematiannya.

Keluarga perempuan tersebut menduga dia telah diperkosa, tetapi hasil otopsi tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan seksual.

Kasus yang terjadi pada tanggal 29 Mei di mana dua gadis remaja diperkosa dan digantung di distrik Badaun telah memicu protes baru di seluruh negeri atas kekerasan seksual.

Tiga tersangka penyerang telah ditahan dalam kasus itu, bersama dengan dua orang polisi yang dituduh telah melalaikan tugas dan melakukan konspirasi kriminal.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X