Kompas.com - 10/06/2014, 20:33 WIB
Kekerasan yang terus terjadi di Provinsi Nineveh, Irak membuat ribuan orang penduduk terpaksa  meninggalkan kampung halamannya. Ratusan mobil warga Nineveh berdesakan di pos pemeriksaan Kurdi di Aski Kalak, 40 kilometer sebelah barat kota Arbil, ibu kota Daerah Otonomi Kurdi, Selasa (10/6/2014). 

SAFIN HAMED / AFPKekerasan yang terus terjadi di Provinsi Nineveh, Irak membuat ribuan orang penduduk terpaksa meninggalkan kampung halamannya. Ratusan mobil warga Nineveh berdesakan di pos pemeriksaan Kurdi di Aski Kalak, 40 kilometer sebelah barat kota Arbil, ibu kota Daerah Otonomi Kurdi, Selasa (10/6/2014).
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com - Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki meminta parlemen menyatakan keadaan darurat setelah kelompok ekstrem berhaluan Islam mengambil alih kota Mosul di bagian utara.

PM Nouri al-Maliki menyampaikan permintaan tersebut dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung, Selasa (10/6/2014).

Kelompok miiltan Islam di Irak telah merebut bangunan-bangunan utama milik pemerintah di kota Mosul, dengan demikian secara efektif mereka mengambil alih kekuasaan di kota terbesar kedua di negara itu.

Di antara tempat-tempat yang direbut adalah bandar udara, markas militer, dan sejumlah penjara. Ratusan orang bersenjatakan granat, roket dan senapan mesin merebut tempat-tempat itu.

Angkatan bersenjata dan kepolisian Irak dilaporkan telah meninggalkan pos penjagaan, sementara ribuan penduduk melarikan diri dari kota itu.

Ketua parlemen Irak mengatakan kelompok teroris kini menguasai bukan hanya Mosul tapi juga keseluruhan Provinsi Nineveh dan menyerukan agar pasukan pemerintah segera dikirim ke sana.

Kelompok Negara Islam di Irak dan Levant (ISIL), kata wartawan BBC Jim Muir, telah menguasai sebagian wilayah Provinsi Nineveh selama berbulan-bulan dan memungut biaya pengiriman barang serta menuntut uang perlindungan kepada para pejabat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah bertempur selama lima hari, mereka menguasai instalasi-instalasi penting di ibu kota Provinsi Nineveh, Mosul, yang dihuni sekitar 1,8 juta penduduk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.