Kompas.com - 10/06/2014, 17:31 WIB
EditorErvan Hardoko
MOMBASA, KOMPAS.com - Sejumlah orang bersenjata, Selasa (10/6/2014), menembak mati seorang ulama moderat berpengaruh yang secara terbuka menentang kotbah-kotbah radikal dari kelompok militan Al-Shabaab, Somalia.

Mohammad Idris (64), ketua Dewan Imam dan Ulama Kenya ditembak di bagian perut saat dia tengah berjalan menuju masjid untuk melaksanakan shalat subuh. Demikian dijelaskan Kepala Kepolisian Mombasa, Robert Kitur.

Sementara itu, komisioner wilayah Mombasa, Nelson Marwa mengatakan pelaku pembunuh Idris mengendarai sepeda motor dan langsung kabur setelah melaksanakan aksinya.

"Mereka menembak Idris di perutnya. Beliau dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit," kata Marwa.

"Almarhum adalah tonggak persatuan di antara masyarakan. Kepergiannya meninggalkan kekosongan," lanjut Marwa.

Idris adalah kepala Masjid Sakina, salah satu masjid terpenting di kota Mombasa. Menurut laporan media, kelompok radikal menuding Idris banyak membantu pemerintah. Idris sendiri pernah mengatakan nyawanya tengah terancam.

"Terjadi perebutan pengaruh di masjid Sakina, tempat di mana Idris seharusnya menjadi Sheikh. Perselisihan itu terjadi antara pendukung Idris dan kelompok radikal yang menentangnya," ujar Kitur.

Kematian Idris merupakan pembunuhan terakhir seorang tokoh pemimpin Muslim di Mombasa. Pada April lalu ulama garis keras Abubakar Shariff Ahmad, yang juga adalah rival Idris, tewas ditembak.

Shariff Ahmed alias Makaburi adalah pendukung Osama bin Laden. Ahmed bahkan merestui serangan ke mal Westgate, Nairobi tahun lalu yang menewaskan puluhan orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.