Lagi, Korea Utara Tangkap Turis AS

Kompas.com - 06/06/2014, 14:44 WIB
Terri Chung, memegang foto saudara laki-lakinya Kenneth Bae yang ditahan di Korea Utara karena dianggap berencana menjungkalkan pemerintah negeri itu. Pemerintah AS kini tengah berupaya membebaskan pria berusia 45 tahun itu. AP PhotoTerri Chung, memegang foto saudara laki-lakinya Kenneth Bae yang ditahan di Korea Utara karena dianggap berencana menjungkalkan pemerintah negeri itu. Pemerintah AS kini tengah berupaya membebaskan pria berusia 45 tahun itu.
EditorErvan Hardoko
SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Utara, Jumat (6/6/2014), mengatakan telah menahan seorang wisatawan AS karena melakukan "kegiatan yang membahayakan" setelah dia meninggalkan sebuah Alkitab di sebuah hotel di Pyongyang.

Penangkapan ini membuat jumlah warga AS yang ditahan rezim Kim Jong Un menjadi tiga orang, termasuk misionaris Kenneth Bae.

Kantor Berita Korea Utara (KCNA) mengabarkan Jeffrey Edward Fowle, nama turis itu, kini sedang diperiksa aparat berwenang setelah melanggar aturan visa.

"Warga AS ditahan karena melakukan kegiatan anti-DPRK (Korea Utara)," demikian kabar yang disampaikan KCNA.

Lebih jauh KCNA menambahkan Fowle masuk ke Korea Utara sebagai turis pada 29 April dan kemudian melanggar hukum Korea Utara, yang bertentangan dengan tujuannya selama kunjungan ini.

"Badan yang berwenang dalam pemerintahan Korea Utara kini menahan dan memeriksa dia," demikian KCNA.

Sementara itu, kantor berita Jepang, Kyodo, mengutip sumber-sumber diplomatik mengatakan Fowle adalah bagian dari sebuah tur wisata dan ditahan pertengahan Mei lalu karena meninggalkan sebuah Alkitab di hotel tempat dia tinggal.

Kyodo menambahkan, saat ditahan sebenarnya Fowle sudah akan meninggalkan Korea Utara.
Fowle adalah warga negara AS ketiga yang kini ditahan pemerintah Korea Utara.

Warga AS lain yang ditahan negeri komunis itu antara lain Matthew Miller (24), yang ditahan April lalu setelah menyobek visanya di kantor imigrasi dan meminta suaka di Korea Utara.

Sedangkan Kenneth Bae, yang digambarkan Korea Utara sebagai seorang misionaris Kristen militan, ditahan pada November 2012 dan dijatuhi hukuman kerja paksa selama 15 tahun karena dituduh hendak menggulingkan pemerintahan Kim Jong Un.  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X