Kompas.com - 06/06/2014, 13:17 WIB
Polisi Kanada menutup ruas-ruas jalan di kota Moncton, New Brunswick, Jumat (6/6/2014), demi menangkao seorang tersangka penembakan polisi. AP Photo/The Canadian PressPolisi Kanada menutup ruas-ruas jalan di kota Moncton, New Brunswick, Jumat (6/6/2014), demi menangkao seorang tersangka penembakan polisi.
EditorErvan Hardoko
MONTREAL, KOMPAS.com - Seorang pria yang menjadi tersangka pembunuhan tiga polisi Kanada dan melukai dua orang lainnya ditangkap pada Jumat (6/6/2014) waktu setempat, setelah kepolisian Kanada menggelar perburuan besar-besaran.

"Justin Bourque ditangkap oleh kepolisian Kanada (RCMP) di Moncton. Saat ini dia sudah berada di tahanan. Penduduk kota Moncton kini sudah bisa meninggalkan rumah," demikian pernyataan resmi RCMP lewat Twitter.

Salah seorang warga kota Moncton, Michelle Thibodeau (21) mengatakan Justin ditangkap polisi di depan kediaman perempuan itu. Michelle menambahkan dia mendengar tersangka mengatakan menyerah sebelum meletakkan senjatanya.

Sebelum Justin ditangkap, kota berpenduduk 60.400 orang yang biasanya tenang itu ditutup polisi. Setelah penduduk berada di dalam kediaman mereka, polisi kemudian menyisir jalanan yang kosong untuk mencari Justin.

Sejauh ini, motif Justin menembak mati tiga polisi itu belium diketahui. Namun, warga kota yang bertetangga dengan Justin mengatakan pria itu jarang bersosialisasidan gemar mengumpulkan senjata api.

Justin, di mata para tetangganya juga dikenal kerap berburu burung, kijang dan rusa. "Dia tak pernah melewatkan satupun musim berburu," kata Kerry Fitzpatrick yang tinggal tak jauh dari tempat tinggal Justin.

Justin, yang membawa senjata api laras panjang, terlihat tiga kali pada Kamis (5/6/2014), namun masih mampu menghindari kejaran polisi. Akibat pengejaran itu, kota Moncton yang berjarak 290 kilometer dari perbatasan AS harus ditutup.

Untuk mencari Justin, polisi menggunakan dukungan udara, tim taktis hingga pasukan polisi satwa. Bahkan ratusan polisi dari New Brunswick dan wilayah Kanada lainnya didatangkan sebagai pendukung.

Penembakan yang dilakukan Justin itu merupakan serangan paling mematikan terhadap anggota kepolisian Kanada sejak empat polisi dibunuh orang bersenjata di Provinsi Alberta, Kanada pada 2005.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X