Obama Desak Sekutu Eropa Tingkatkan Belanja Pertahanan

Kompas.com - 03/06/2014, 19:36 WIB
Presiden Obama mengatakan komitmen AS atas Eropa timur sebagai hal yang suci. ReutersPresiden Obama mengatakan komitmen AS atas Eropa timur sebagai hal yang suci.
EditorEgidius Patnistik
WARSAWA, KOMPAS.COM - Presiden AS, Barack Obama, mengatakan kepada para sekutunya di Eropa, Selasa (3/6/2014), bahwa mereka punya tanggung jawab untuk meningkatkan belanja pertahanan sebagai imbalan untuk perlindungan AS di tengah ketidakstabilan baru di Eropa.

"Kami telah melihat penurunan terus-menerus, yang harus berubah," kata Obama. Ia menyesalkan pemotongan anggaran militer di Eropa pada era penghematan ekonomi.

Obama mengatakan bahwa dengan beberapa pengecualian, termasuk Polandia, negara-negara Eropa belum semuanya bekerja keras dalam aliansi itu, sebuah fakta yang menjadi tampak dengan adanya sengketa Timur-Barat atas Ukraina.

"Mereka mengharapkan keanggotaan penuh ketika itu terkait dengan pertahanan mereka, itu berarti mereka juga harus memberikan kontribusi yang sepadan dengan mendapat keanggotaan penuh," kata Obama pada konferensi pers di Warsawa.

Obama mengatakan, sekutu NATO merupakan landasan bagi keamanan AS. "Namun kami tidak bisa melakukannya sendiri," katanya. "Kami harus memastikan semua pihak yang merupakan anggota penuh NATO memiliki tanggung jawab penuh."

Obama berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama Presiden Polandia Bronislaw Komorowski yang mengumumkan bahwa dalam pengenalan tentang lingkungan keamanan baru menyusul aneksasi Rusia terhadap Crimea, pemerintahnya akan meningkatkan belanja pertahanan menjadi 2,0 persen dari PDB.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X