Kompas.com - 03/06/2014, 18:16 WIB
Seorang tersangka pemerkosa di Malaysia dicambuk oleh ibu si korban YouTubeSeorang tersangka pemerkosa di Malaysia dicambuk oleh ibu si korban
EditorEgidius Patnistik
KUALA LUMPUR, KOMPAS.COM - Seorang ibu di Malaysia yang mengikat dan mencambuk pria yang diduga telah memperkosa anak perempuannya kini terancam didakwa karena main hakim sendiri. Sebuah rekaman video yang menunjukkan ibu itu mendera pria 28 tahun di sebuah desa di Malaysia timur laut beredar di internet.

Pria tersebut, yang dipukul di bokongnya yang telanjang dengan sebuah ranting pohon, terluka parah sehingga ia harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Ironisnya, jika pria itu terbuki telah memperkosa gadis 13 tahun tersebut, ia kemungkinan akan dicambuk lagi oleh pemerintah serta mendapat hukuman penjara yang lama.

Asisten Komisaris Polisi Lai Yong Heng, sebagaimana dilaporkan Daily Mail, Minggu (1/6/2014), mengatakan para petugas telah menonton video itu dan sedang berusaha untuk mengidentifikasi ibu tersebut dan sekelompok orang yang diduga telah membantunya mengikat pria itu, melorotkan celananya dan mendera bokongnya yang telanjang. "Pria itu menderita luka-luka di tubuh dan kepalanya dan harus pergi ke rumah sakit, sementara seorang pria lain yang terkait dengan perkosaan itu diserang sekelompok orang," kata Komisaris Lai kepada harian Malaysia, The Star.

Kini, mereka yang terlibat dalam aksi main hakim sendiri terhadapa tersangka pemerkosa juga akan didakwa. "Orang tidak boleh main hakim sendiri, walau mereka yakin bahwa mereka punya hak untuk melakukan itu," kata Lai. "Kami berharap bahwa perempaun itu dan orang-orang lainnya yang terlihat dalam video tersebut menyerahkan diri sebelum mereka ditangkap."

The Star melaporkan, gadis remaja yang menjadi korban telah diperkosa beberapa kali oleh kedua tersangka di sebuah rumah di Desa Tawang.

Saat polisi mencari ibu yang melakukan pencambukan, orang-orang membela tindakan ibu itu di media sosial. Stephen Riches menulis, "Saya juga akan mencambuk sepanjang hari siapapun yang melecehkan anak saya." Sithashini Balakrishnan membela ibu itu dengan menulis, "Semua yang dia lakukan demi memberi pelajaran bagi semua monster lain di luar sana. Monster-monster lain akan berpikir dua kali sebelum mereka melakukannya lagi."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.