Kompas.com - 03/06/2014, 14:16 WIB
Foto ini diambil pada 6 Juni 1989 memperlihatkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) didukung puluhan tank mengamankan jalan raya Chang'an yang menuju Lapangan Tiananmen, Beijing. MANUEL CENETA / AFPFoto ini diambil pada 6 Juni 1989 memperlihatkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) didukung puluhan tank mengamankan jalan raya Chang'an yang menuju Lapangan Tiananmen, Beijing.
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com — Ketika jalan-jalan hening dan penembakan telah berhenti setelah bentrokan antara demonstran dan tentara pada Juni 1989, Pemerintah China mulai menangkapi orang-orang yang diduga sebagai musuh negara.

Saat itu ribuan orang telah ditahan dan kemudian dibebaskan, tapi sebanyak 1.600 orang menerima hukuman penjara. Kini, diduga tinggal satu orang yang divonis pada era itu dan masih mendekam di penjara.

Wartawan BBC di China, Celia Hatton, mengatakan, tidak bisa menemukan foto tahanan itu tetapi namanya adalah Miao Deshun.

Deshun adalah seorang pekerja pabrik dari Beijing, dia dituduh atas pembakaran sengaja setelah melempar sebuah keranjang ke arah tank yang terbakar.

Atas pelanggaran ini, dia divonis hukuman mati, yang kemudian diubah menjadi hukuman seumur hidup. Miao tidak akan dibebaskan hingga 15 September 2018.

"Ia adalah orang yang pendiam. Ia sering mengalami depresi," kenang Dong Shengkun, seorang bekas narapidana Tiananmen yang pernah berbagi sel penjara dengan Miao Deshun.

Semua orang yang diwawancara BBC dan mengenal Miao menyebut ia sangat kurus, nyaris tinggal kerangka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya dirantai tapi dia tidak. Ia bilang sipir mungkin berpikir ia terlalu kurus untuk dirantai. Ia tidak akan bisa berjalan dengan berat rantai itu," kata Dong.

Hidup atau mati?

Biro Pemasyarakatan Beijing menolak menjawab pertanyaan tentang Miao Deshun dan mengatakan, mereka tidak pernah melayani pertanyaan dari wartawan asing.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.