Masjid di Ibu Kota Republik Afrika Tengah Diserang

Kompas.com - 30/05/2014, 17:30 WIB
Belasan truk dipenuhi harta benda warga Muslim  Republik Afrika Tengah (RAT) bersiap meninggalkan distrik PK-12, ibu kota Bangui untuk mencari wilayah yang aman di Chad. ISSOUF SANOGO / AFPBelasan truk dipenuhi harta benda warga Muslim Republik Afrika Tengah (RAT) bersiap meninggalkan distrik PK-12, ibu kota Bangui untuk mencari wilayah yang aman di Chad.
EditorErvan Hardoko

BANGUI, KOMPAS.com — Sekelompok pemuda Kristen di Republik Afrika Tengah (RAT), Jumat (30/5/2014), menyerang sebuah masjid dan menutup jalan dengan membakar ban di ibu kota Bangui.

Serangan ini terjadi sehari setelah milisi Seleka menyerang sebuah gereja di Bangui dengan senjata api dan granat yang menyebabkan tewasnya sejumlah orang.

Pemberontak Seleka yang sebagian besar Muslim terlibat dalam sejumlah pertempuran sengit dengan milisi anti-balaka yang sebagian besar Kristen sejak bulan Maret 2013.

Serangan masjid di Lakouranga, Bangui, itu tidak dilaporkan menimbulkan korban. Sebuah laporan menyebutkan masjid dalam keadaan kosong saat serangan dilakukan.

Juru bicara masyarakat Muslim Bangui, Ousmane Abakar, mengatakan kepada kantor berita AFP, "Dalam enam bulan kami menjadi korban kekerasan dan perusakan masjid."

Dia juga mengutuk serangan pada Rabu (28/5/2014) terhadap Gereja Fatima, tetapi mengatakan warga Muslim tidak terlibat atas serangan tersebut.

Serangan terhadap gereja itu menewaskan sekitar 15 orang. Hal ini terjadi beberapa jam setelah konflik di Bangui.

Pendeta Gereja Fatima, Jonas Bekas, mengatakan kepada BBC bahwa pasukan perdamaian terlambat datang untuk menghentikan pembunuhan.

Sekitar seperempat penduduk RAT harus meninggalkan tempat tinggal mereka karena konflik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X