Kompas.com - 27/05/2014, 13:55 WIB
Vietnam dan Cina bersitegang atas sengketa perbatasan Laut Cina Selatan. AFPVietnam dan Cina bersitegang atas sengketa perbatasan Laut Cina Selatan.
EditorEgidius Patnistik
Kapal China menabrak dan menenggelamkan kapal ikan Vietnam dekat lokasi pengeboran minyak yang kontroversial di Laut China Selatan, kata pejabat resmi Vietnam.

Menurut penjaga pantai Vietnam, kapal ikan dikelilingi oleh 40 kapal China sebelum akhirnya diserang. Sekitar 10 nelayan yang ada di kapal itu sudah diselamatkan.

Belum ada keterangan resmi dari China terkait insiden ini.

Hubungan antara Vietnam dan China semakin tegang dalam sengketa terkait Laut China Selatan.

Sebelumnya China telah memindahkan pengeboran minyak Haiyang Shiyou 981 ke laut yang juga diklaim oleh Hanoi, yaitu dekat Pulau Paracel.

Vietnam sudah melakukan protes atas tindakan itu.

Sejumlah insiden yang melibatkan kapal dua negara di perairan sengketa juga sudah terjadi beberapa kali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Insiden terbaru yang terjadi pada Selasa (27/5/2014) ini hanya 17 mil laut dari lokasi pengeboran, kata laporan-laporan Vietnam.

Penolakan China untuk memindahkan pengeboran minyak memicu protes anti-China di Vietnam awal bulan Mei, yang menewaskan sedikitnya dua orang dan beberapa pabrik dibakar.

Legislator Vietnam sedang bersiap untuk menggugat China di pengadilan internasional atas pengeboran minyak China dan serangan lainnya terhadap kapal Vietnam, menurut media lokal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.