Paus Fransiskus: Imam Pelaku Kejahatan Seksual adalah Massa Setan

Kompas.com - 27/05/2014, 08:58 WIB
Paus Fransiskus menyeka hidung saat ia tiba untuk pertemuan umum mingguan di Alun-alun Santo Petrus di Vatikan, 9 Oktober 2013. AFP PHOTO / FILIPPO MONTEFORTEPaus Fransiskus menyeka hidung saat ia tiba untuk pertemuan umum mingguan di Alun-alun Santo Petrus di Vatikan, 9 Oktober 2013.
EditorPalupi Annisa Auliani

ROMA, KOMPAS.com -- Paus Fransiskus, Senin (26/5/2014), menyatakan, para imam pelaku kejahatan seksual adalah massa setan. Dia pun menyatakan toleransi nol bagi siapa pun di gereja Katolik, termasuk uskup, yang melecehkan anak-anak.

Berbicara kepada wartawan di pesawat yang membawanya pulang dari kunjungan ke Timur Tengah, Paus juga menyatakan akan menggelar pertemuan pertama dengan keluarga anak-anak korban pelecehan imam. Pertemuan dijadwalkan berlangsung di Vatikan pada awal Juni 2014.

Ketika ditanya apakah dia akan menindak uskup yang diduga melakukan pelecehan seksual, Paus Fransiskus menyatakan bahwa akan ada anak laki-laki tak berayah dan tak akan ada hak istimewa untuk anak-anak itu. Paus menambahkan, sekarang ada tiga uskup yang sedang dalam penyelidikan terkait dugaan pelecehan seksual.

"Pelecehan seksual merupakan kejahatan yang jelek seperti... karena seorang imam yang melakukan hal ini mengkhianati tubuh Tuhan.. Ini seperti massa setan," ujar Paus menggunakan frasa yang berbelit-belit untuk situasi yang mengguncang gereja tersebut selama setidaknya satu dekade terakhir. "Kita harus menghadapinya dengan toleransi nol," imbuh dia.

Menurut Paus Fransiskus, dalam pertemuan awal bulan depan dia akan menemui sekitar delapan keluarga korban pelecehan para imam. Pertemuan tersebut rencananya akan dihadiri pula oleh Kardinal Sean Patrick O'Malley dari Boston, kepala komisi yang dibentuk Vatikan untuk mencari solusi atas krisis ini.

Fransiskus berbicara kepada wartawan di dalam penerbangan pulang ke Roma selama sekitar satu jam. Dia mengatakan, pertemuan dengan para korban akan digelar selepas misa pagi. Bila pertemuan tersebut jadi digelar, maka ini akan menjadi pertemuan langsung yang pertama Paus Fransiskus dengan para keluarga korban sejak terpilih menduduki Takhta Suci pada Maret 2013.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X