Dipakai Shalat Jumat, Sasana Tinju di Sydney Terancam Ditutup

Kompas.com - 26/05/2014, 16:47 WIB
Inilah suasana shalat Jumat di sasana tinju Brotherhoon Boxn di Sydney, Australia. ABC AustraliaInilah suasana shalat Jumat di sasana tinju Brotherhoon Boxn di Sydney, Australia.
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com — Sebuah tempat berlatih tinju yang sering digunakan untuk shalat Jumat di daerah Bankstown di Sydney, Australia, terancam tutup karena digugat pemerintah kota setempat sebab izin bangunan ini adalah untuk keperluan olahraga dan bukan untuk beribadah.

Sarana olahraga itu dibangun pasca-kerusuhan berbau SARA di daerah Cronulla, Sydney, tahun 2005. Sejak itu gym bernama Brotherhood Boxn itu telah menampung aktivitas anak-anak muda Muslim di bidang olahraga.

Namun, dalam keterangannya kepada ABC, Pemerintah Kota Bankstown mengemukakan, bangunan tersebut memiliki izin sebagai tempat berolahraga, tetapi bukan sebagai tempat beribadah.

"Kami diberi tahu pemilik bangunan bahwa mereka akan mengajukan perubahan izin, yang akan mencakup sarana ibadah shalat Jumat. Namun sampai sekarang kami belum menerima permohonan tersebut," demikian keterangan Pemkot Bankstown.

Pemkot berdalih, pihaknya menerima banyak keluhan warga sekitar mengenai parkir setiap hari Jumat. Keluhan ini kini masih ditindaklanjuti pemerintah.

Menurut Muhammad Alyatim, pemilik sarana olahraga itu, pihaknya akan memenuhi syarat-syarat yang diminta pemkot, tetapi menolak untuk menghentikan pelaksanaan ibadah shalat Jumat.

"Kami menyelenggarakan ibadah Jumat ini merupakan bagian dari ajaran agama kami," katanya.

Alyatim mengatakan, jika tempat olahraga ini ditutup gara-gara digunakan shalat Jumat, anak-anak muda Muslim di kawasan itu justru akan terpencar ke jalanan dan mungkin saja dengan gampang menjadi anggota geng.

Setiap Jumat di tempat ini sekitar 100-an jemaah yang umumnya anak-anak muda hadir menjalankan ibadah.

Alyatim menjelaskan, tempat ini dibangun untuk menampung anak-anak muda Muslim dengan latar belakang Timur Tengah, pasca-terjadinya kerusuhan besar di Cronulla. Ia menambahkan, tempat olahraga ini justru membantu komunitas dalam menekan angka kriminalitas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X