Kompas.com - 22/05/2014, 11:30 WIB
Isidro Garcia, tersangka penculik AFPIsidro Garcia, tersangka penculik
EditorEgidius Patnistik
LOS ANGELES, KOMPAS.COM — Seorang perempuan yang hilang 10 tahun lalu di Amerika Serikat ketika ia masih berumur 15 tahun akhirnya ditemukan dalam keadaan masih hidup di Negara Bagian California. Kepada polisi, perempuan itu mengaku telah diculik, disekap, dilecehkan secara secara seksual, dan dipaksa menikah oleh pria yang dulu merupakan pacar ibunya. Pria itu kini telah ditangkap polisi.

Perempuan itu, sekarang 25 tahun, diculik di Santa Ana, di sebelah tenggara Los Angeles (LA), pada 2004 oleh pria yang tinggal bersama mereka dan menjadi pacar ibunya.

Perempuan itu akhirnya berani menghubungi polisi dan polisi kemudian menangkap tersangka penculiknya yang diidentifikasi sebagai Isidro Garcia (41 tahun). Menurut keterangan polisi Santa Ana dalam sebuah pernyataan pada Rabu (21/5/2014), korban, yang identitasnya tidak segera diungkap, punya kesempatan untuk melarikan diri selama satu dekade terakhir, tetapi ia "tidak melihat ada jalan keluar dari situasinya".

Tahun 2007, Garcia diduga telah memaksanya untuk menikah dan tahun 2012, mereka punya seorang anak.

Perempuan tersebut akhirnya berani muncul setelah baru-baru ini menghubungi adiknya lewat Facebook, dan "akhirnya mendapatkan keberanian untuk menghubungi polisi. Demikian kata pernyataan tersebut.

Garcia, yang tinggal di Bell Gardens, sekitar 40 kilometer dari Santa Ana di pinggiran kota Los Angeles, ditahan karena tuduhan penculikan dan pemerkosaan, berhubungan seks dengan anak di bawah umur, dan penyekapan.

Perempuan itu hilang pada Agustus 2004 bersama Garcia. "Garcia membius korban dan membawanya ke sebuah rumah di Compton (daerah terpencil di LA selatan)," kata polisi. Sesampai di sana, pria itu membuat dokumen identitas palsu untuk gadis itu dan menguncinya sepanjang malam di sebuah garasi untuk mencegah korban melarikan diri. Demikian tambah pernyataan tersebut.

"Selama berbulan-bulan dan tahun-tahun berikutnya, Garcia berulang kali mengatakan kepada korban bahwa keluarganya telah berhenti mencarinya, dan jika ia mencoba untuk kembali kepada mereka, keluarganya akan dideportasi."

Keduanya pindah beberapa kali untuk menghindar dari pencarian polisi.

"Garcia sering melakukan kekerasan fisik dan seksual kepada korban," kata polisi, yang menambahkan bahwa Garcia mengatur keduanya bisa bekerja malam untuk jasa cleaning service sehingga dia bisa tetap mengawasi korban.

"Walau ada kesempatan untuk melarikan diri, setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan fisik dan mental, korban tidak melihat ada jalan keluar dari situasinya dan menjalani hidup bersama Garcia di bawah penganiayaan fisik dan mental yang berkelanjutan," tambah pernyataan itu.

Seorang mantan tetangga mengatakan kepada LA Times bahwa ia pernah berbicara dengan ibu korban, sesaat sebelum gadis itu hilang. "Saya berbicara dengan ibunya tentang Tuhan," kata Silvia Suarez (54 tahun). "Dia bilang dia sedang mengalami masalah dengan pasangannya. Dia yakin pacarnya merayu putrinya."

Kasus itu membawa ingatan pada kasus tiga perempuan muda yang disekap selama satu dekade di Cleveland, Ohio, dan dibebaskan tahun lalu setelah salah satu dari mereka berhasil meloloskan diri. Penculik mereka, Ariel Castro, tewas gantung diri di penjara pada September lalu.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X