Apa yang Terjadi Setelah Darurat Militer di Thailand?

Kompas.com - 20/05/2014, 18:09 WIB
Tentara Thailand berjaga di berbagai sudut kota Bangkok setelah menerapkan status darurat militer pada Selasa (20/5/2014). CHRISTOPHE ARCHAMBAULT / AFPTentara Thailand berjaga di berbagai sudut kota Bangkok setelah menerapkan status darurat militer pada Selasa (20/5/2014).
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com — Angkatan Bersenjata Thailand menegaskan bahwa pemberlakuan darurat militer di negara itu mulai hari Selasa ini (20/5/2014) tidak berarti militer merebut kekuasaan.

Militer juga menegaskan berusaha melancarkan operasi seringan mungkin tanpa meninggalkan banyak jejak. Demikian lapor wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head.

Sejak pengumuman darurat, militer langsung menguasai kantor resmi perdana menteri yang sekaligus menjadi medan tempur simbolis bagi perjuangan masa depan Thailand.

"Pasukan berhasil mengambil alih gedung dari gerakan antipemerintah, Komite Reformasi Demokratik Rakyat (PDRC), tanpa kesulitan meskipun tempat tersebut dikelilingi oleh tenda-tenda dan panggung-panggung pemrotes," ujar Jonathan Head.


Reaksi dari dua kubu yang bertentangan selama ini tidak banyak terjadi, yang bisa dianggap sebagai petunjuk bahwa pendekatan militer pada tahap sekarang berhasil.

Baik pemerintah maupun pendukungnya dari kelompok Baju Merah menerima penjelasan Angkatan Bersenjata Thailand bahwa militer tidak mengambil alih kekuasaan.

Pejelasan Kemenlu Thailand

Penegasan itu juga dimaknai apa adanya di kalangan para diplomat asing, paling tidak sampai tahap ini.

"Disampaikan oleh pihak militer bahwa ini bukan kudeta. Jadi, militer menguasai pemerintahan dengan maksud supaya keadaan tenang, tidak terjadi kekacauan. Ini kejadiannya cepat sekali. Kejadiannya tadi pagi sehingga kami masih memantau," kata Kepala Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya di KBRI Bangkok, Subandrio, kepada BBC Indonesia.

Namun, lanjut Subandrio, perwakilan-perwakilan asing di ibu kota Thailand menunggu penjelasan resmi dari Kementerian Luar Negeri yang dijadwalkan akan berlangsung Selasa petang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X