Kompas.com - 20/05/2014, 09:47 WIB
Wang Benyu (60 tahun) Daily MailWang Benyu (60 tahun)
EditorEgidius Patnistik
BEIJING, KOMPAS.COM — Seorang pria China yang dihukum secara salah dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan telah dibanjiri tawaran pernikahan setelah mendapat kompensasi senilai 1,5 juta yuan (atau setara Rp 2,7 miliar).

Wang Benyu (60) menerima kompensasi 1,5 juta yuan dari Pemerintah China setelah menghabiskan hampir dua dekade di penjara untuk kejahatan yang tidak dilakukannya.

Wang, yang dulunya seorang petani, selalu berkeras bahwa dirinya tak bersalah atas kejahatan yang terjadi pada 15 Desember 1994. Malam itu, teman sekamarnya di sebuah asrama para pekerja pertanian di Baotou, Li Yanming, memerkosa dan membunuh seorang gadis yang ia bawa ke kamar mereka. Awalnya, Li mengancam akan membunuh Wang jika dia melaporkan kejahatan itu kepada polisi. Ketika Wang menolak, Li berlutut dan menangis seraya memohon kepada Wang untuk merahasiakan hal itu. Permintaan itu akhirnya disetujui Wang.

Namun, Li membuang mayat itu, lalu melarikan diri, dan meninggalkan Wang berada dalam bingkai kejahatan tersebut.

Wang akhirnya dijatuhi hukuman penjara karena pemerkosaan dan pembunuhan. Ia nyaris mendapat hukuman mati pada November 1996. Ia pun menghabiskan waktunya di penjara yang brutal tempat ia memperoleh makanan yang buruk, kerja paksa, dan pikiran bahwa ia akan mati di balik jeruji besi. Ia tidak pernah lagi melihat keluarganya di kota Baotou di Wilayah Otonom Mongolia Dalam di China utara.

Walau tidak pernah berhenti menegaskan dirinya tidak bersalah, ia mengatakan, "Saya menerima hidup di penjara. Saya pasrah mati di penjara."

Namun, tahun 2012, Li tertangkap di Beijing atas kejahatan lain, serta mengaku telah memerkosa dan membunuh gadis itu pada 1994.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada September 2013, hukuman terhadap Wang pun diubah. Ia hanya mendapat hukuman tiga tahun penjara. Belum lama ini, Wang menerima kompensasi untuk tahun-tahun yang ia lalui di penjara karena hukuman yang salah itu. Pihak berwenang juga mengajaknya makan di restoran dan memberinya sebuah flat.

Pada saat ia dihukum, ia telah menikah dan punya satu anak. Namun, istrinya kemudian menceraikannya ketika ia dihukum karena pemerkosaan dan pembunuhan.

Kini ia memutuskan ingin menikah lagi, dan lamaran pernikahan pun membanjirinya. Dia berkata datar, "Saya sedih bahwa tawaran (pernikahan itu) lebih karena uang saya bukan karena diri saya. Saya pikir saya akan lebih laik jika sendiri saja."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.