Parlemen Libya Diserang

Kompas.com - 19/05/2014, 08:12 WIB
Asap hitam terlihat sementara milisi pendukung pemerintah membalas serangan. ReutersAsap hitam terlihat sementara milisi pendukung pemerintah membalas serangan.
EditorEgidius Patnistik
TRIPOLI, KOMPAS.COM - Tembak-menembak sengit terjadi di luar gedung parlemen sementara Libya di ibukota Tripoli, Minggu 18 Mei. Anggota parlemen melarikan diri dari gedung setelah para penyerang bersenjata berusaha masuk.

Kelompok tersebut menggunakan tank saat melakukan serangan. Asap hitam terlihat di atas gedung sementara milisi pendukung pemerintah membalas serangan.

Gedung parlemen dilaporkan sebagian besar kosong. Sejumlah laporan menyebutkan para pejabat sudah diperingatkan sebelumnya, dan sebagian sudah meninggalkan lokasi.

Beberapa saksi mata mengatakan kelompok bersenjata tersebut adalah Brigade Zintan yang anggotanya mantan pejuang pemberontak.

Tiga Perdana Menteri

Meskipun demikian pasukan pendukung jenderal purnawirawan Khalifa Haftar mengaku bertanggung jawab. Wartawan BBC di Tripoli, Rana Jawab, melaporkan terjadi tembakan sporadis di kota tersebut.

Milisi Jenderal Haftar hari Jumat lalu melancarkan serangan darat dan udara terhadap milisi Islamis di timur Benghazi.

Pemerintah mengutuk serangan dan menerapkan larangan terbang.

Pemerintah kesulitan menangani milisi yang menguasai sejumlah daerah Libya.

Rancangan Undang Undang Dasar masih belum ditulis dan negara itu telah diperintah tiga perdana menteri sejak bulan Maret.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X