Kompas.com - 16/05/2014, 21:57 WIB
Hassan Bari memiliki dua singa jantan dan enam singa betina untuk memenuhi permintaan hewan eksotis dari orang-orang kaya di kawasan Teluk. The GuardianHassan Bari memiliki dua singa jantan dan enam singa betina untuk memenuhi permintaan hewan eksotis dari orang-orang kaya di kawasan Teluk.
EditorErvan Hardoko
SANAA, KOMPAS.com - Di dalam sebuah kurungan yang dibatasi terali baja berkarat, enam ekor singa betina Afrika duduk dan berbaring di atas lantai beton.

Sementara itu, sebuah tengkorak keledai yang sudah tak berdaging teronggok di belakang kandang itu, sementara dua ekor singa jantan berputar-putar di dalam kandang berukuran enam meter itu.

Bukan, tempat ini bukanlah kebun binatang. Para singa ini berada di sebuah desa di kawasan Tihama yang tandus di Yaman.  Tempat ini berada beberapa kilometer dari jalan raya utama dan merupakan salah satu dari dua tempat bisnis unik dan terbaru di Yaman, peternakan singa.

Peternakan singa memang terdengar mustahil. Namun, tingginya permintaan hewan peliharaan eksotis dari para orang kaya Teluk membuat bisnis ini amat menguntungkan.

Di dalam peternakan itu, Hassan Bari dengan bangga menunjukkan bisnisnya. Dia memiliki delapan ekor singa yang dibelinya saat hewan-hewan buas itu masih kecil, empat tahun lalu.

Dan kini Bari mulai menuai kesuksesan investasinya. Keenam singa betina miliknya kini hamil. Bari berharap dalam dua pekan mendatang singa-singa betina ini sudah melahirkan.

"Saya berharap anak-anak singa itu bisa segera dijual. Ada permintaan sangat tinggi untuk hewan-heran ini. Dan terkadang konsumen akan membeli sebanyak apapun yang bisa saya tawarkan," ujar Bari.

Dengan harga seekor anak singa mencapai 8.400 dolar per ekor atau hampir Rp 90 juta, nampaknya menjual hewan langka seperti singa menjadi daya tarik warga di wilayah termiskin Yaman ini.

Para konsumen biasanya datang dari negara-negara kaya seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Hewan-hewan ini akan menjadi koleksi pribadi dan simbol status orang-orang kaya itu.

Bisnis hewan langka ini telah mengubah poros jalan pesisir Yaman menjadi "jalan raya hewan liar" berkat akses lintas batas yang sangat dimudahkan pemerintah Arab Saudi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.