Mesir Klaim Ungkap 44 Sel Teror Terkait Ikhwanul Muslimin

Kompas.com - 12/05/2014, 21:14 WIB
Pendukung Ikhwanul Muslimin dan presiden Mesir tersingkir Mohamed Mursi menutup jalan dalam bentrokan dengan polisi di Kairo (25/1). ReutersPendukung Ikhwanul Muslimin dan presiden Mesir tersingkir Mohamed Mursi menutup jalan dalam bentrokan dengan polisi di Kairo (25/1).
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri Mesir, Senin (12/5/2014), mengatakan aparat keamanan negeri itu berhasil mengungkap 44 sel teror yang terkait dengan Ikhwanul Muslimin yang kini menjadi organisasi terlarang di Mesir.

"Kepolisian juga mengamankan 225 anggota sel-sel teror yang bertugas untuk menyerang para perwira polisi," kata Menteri Dalam Negeri, Mohammad Ibrahim dalam sebuah jumpa pers di Kairo.

Dalam jumpa pers itu, Ibrahim juga menayangkan sebuah video berisi pengakuan salah satu anggota sel teror yang mengatakan mereka semua terkait dengan pendukung Ikhwanul Muslimin yang berunjuk rasa di Lapangan Nahda, provinsi Giza tahun lalu.

Ibrahim menambahkan beberapa orang yang ditangkap itu adalah anggota Ajnad Misr atau yang berarti "Para Prajurit Mesir", sebuah kelompok militan kecil yang mengklaim mendalangi sejumlah aksi peledakan yang mengincar anggota aparat keamanan Mesir.


Ibrahim menambahkan ketua kelompok itu adalah Jamal Abdel Rahim dan menegaskan sejumlah anggota kelompok ini ditahan bersama barang bukti sejumlah bahan peledak.

Lebih jauh Ibrahim menambahkan, sedikitnya 11 buah gudang yang digunakan untuk memproduksi "bahan berbahaya", 43 buah granat tangan dan sejumlah besar bahan pembuat bom juga disita dalam operasi itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Internasional
Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X