Penyelidik Pajak Temukan Lukisan Van Gogh yang Hilang

Kompas.com - 10/05/2014, 20:47 WIB
Direktur Museum Amsterdam Alex Ruger menunjukkan lukisan Vincent van Gogh berjudul OLAF KRAAK / AFPDirektur Museum Amsterdam Alex Ruger menunjukkan lukisan Vincent van Gogh berjudul "Sunset at Montmajour" yang dilukis pada 1888. Lukisan ini selama bertahun-tahun teronggok begitu saja di loteng seorang kolektor asal Norwegia setelah dibeli pda 1908.
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Para penyelidik pajak Spanyol tanpa sengaja menemukan lukisan karya maestro Belanda Vincent Van Gogh yang hilang 40 tahun silam. Lukisan itu, tulis El Mundo pada Sabtu (10/5/2014) tersimpan di dalam sebuah brankas. Saat penemuan itu, penyidik pajak memang tengah melakukan operasi penyitaan 542 brankas milik para pengemplang pajak. Para pencoleng itu diduga merugikan negara hingga 319 juta euro.

Sampai saat ini, aparat terkait masih melakukan penyelidikan. Lukisan Van Gogh itu bertajuk "Cypress, Sky, and Country" bertitel tahun 1889. Catatan menunjukkan kalau lukisan itu sejatinya berada di Museum Kunsthistorisches di Wina, Austria.

Para penyelidik meyakini kalau lukisan tersebut asli karena ada tiga pelindung lukisan berukuran 35 cm x 32 cm, 13,7 cm, dan 12,5 inchi. "Keaslian lukisan masih dalam penyelidikan Kementerian Budaya Spanyol," kata pernyataan penyelidik.    

Van Gogh sohor namanya di dunia karena gaya impresionismenya. Pada 1890, dia melakukan tindakan bunuh diri setelah lama mengalami gangguan mental.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X