Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/05/2014, 10:39 WIB
EditorEgidius Patnistik
Malala Yousafzai, anak perempuan Pakistan yang selamat setelah ditembak oleh milisi Taliban, mengatakan, dunia tak bisa tinggal diam terhadap penculikan lebih dari 200 anak perempuan di Nigeria.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa, "Jika kita tetap diam maka situasi ini akan meluas dan akan terjadi lebih banyak, banyak, dan banyak lagi".

Malala ditembak di bagian kepala pada 2012 lalu karena melakukan kampanye pendidikan untuk anak perempuan.

Nyawa anak perempuan berusia 16 tahun itu selamat setelah menjalani operasi dan rehabilitasi selama beberapa bulan di Inggris. Sekarang dia aktif melakukan kampanye pendidikan untuk anak-anak perempuan di seluruh dunia.

Malala menggambarkan anak-anak perempuan Nigeria sebagai "saudari" yang berada "di penjara".

Menurutnya, Boko Haram merupakan kelompok ekstremis yang tidak mengerti bahwa Islam menyatakan, para penganutnya memiliki tugas untuk mendidik diri mereka sendiri dan bersikap toleran dan baik terhadap sesama.

Anak-anak perempuan Nigeria diculik lebih dari tiga pekan yang lalu oleh kelompok milisi Islamis Boko Haram di Negara Bagian Borno.

Kecaman dunia

Pemimpin Boko Haram menyatakan, telah menculik anak-anak perempuan dari sekolah mereka di kota Chibok pada 14 April, dan mengancam akan "menjual" para siswi tersebut.

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan juga mendesak aksi untuk menyelamatkan anak-anak yang diculik.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.