Inggris Kirim Tim Pakar Bantu Tangani Penculikan di Nigeria

Kompas.com - 08/05/2014, 09:24 WIB
Para perempuan Nigeria melakukan unjuk rasa di kota terbesar negeri itu Lagos untuk memprotes kelambanan pemerintah mengatasi penculikan ratusan siswi sebuah sekolah perempuan di wilayah utara negeri itu. PIUS UTOMI EKPEI / AFPPara perempuan Nigeria melakukan unjuk rasa di kota terbesar negeri itu Lagos untuk memprotes kelambanan pemerintah mengatasi penculikan ratusan siswi sebuah sekolah perempuan di wilayah utara negeri itu.
EditorEgidius Patnistik
LONDON, KOMPAS.COM — Inggris akan mengirim sebuah tim kecil yang terdiri dari para ahli ke Nigeria untuk memberikan bantuan dalam menangani penculikan lebih dari 200 anak perempuan di negeri itu, kata juru bicara perdana menteri Inggris, Rabu (7/5/2014).

Tim itu akan berkonsentrasi pada perencanaan, koordinasi, dan saran bagi pemerintah daerah ketimbang operasi di lapangan untuk mencari gadis-gadis itu, yang ditangkap kelompok militan Islam Boko Haram pada 14 April lalu. Tim tersebut akan terbang ke Nigeria "sesegera mungkin", kata juru bicara Perdana Menteri David Cameron.

Para pakar itu akan diambil dari departemen pemerintah termasuk pertahanan, pembangunan internasional, serta kementerian urusan luar negeri dan mungkin termasuk perwira militer.

Inggris juga diharapkan dapat mengirim para petugas penghubung yang berbasis di Abuja. Para petugas penghubung itu akan berasal dari pasukan khusus SAS untuk membantu misi penyelamatan, lapor Times, Kamis.

Presiden Nigeria Goodluck Jonathan menerima tawaran itu ketika ia dan Cameron berbicara melalui telepon pada Rabu pagi.

Presiden AS Barack Obama telah mengirimkan sejumlah pakar militer ke Nigeria untuk membantu pencarian, dan tim Inggris tersebut akan melengkapi upaya mereka.

Juru bicara Cameron tidak dapat mengatakan seberapa besar tim itu. Juru bicara itu hanya menambahkan bahwa dalam pembicaraan telepon dengan Jonathan, Cameron menyatakan "keterkejutannya terkait serangan mengerikan itu dan memberikan dukungan sepenuh hati untuk rakyat Nigeria".

"Kedua pemimpin juga sepakat bahwa masing-masing pemerintahan harus mencari cara untuk lebih memperkuat kerja sama kontra-terorisme dalam jangka panjang demi mencegah serangan semacam itu pada masa depan," katanya. "Perdana Menteri dan Presiden setuju tentang pentingnya masyarakat internasional bekerja sama menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh ekstremisme dan kekerasan dari kelompok-kelompok Islam."

Ketika berbicara di parlemen sebelumnya, Cameron mengutuk penculikan itu sebagai "tindakan kejahatan". "Hal itu telah menyatukan orang di seluruh planet ini untuk berdiri bersama Nigeria guna membantu menemukan anak-anak itu dan mengembalikan mereka kepada orangtuanya," katanya kepada anggota parlemen.

Cameron mengatakan, Inggris telah "menawarkan bantuan beberapa kali" sejak penculikan itu. "Ini bukan hanya masalah Nigeria, ini merupakan masalah global," tambahnya. "Ada kelompok-kelompok ekstrem Islam di seluruh dunia kita yang menentang pendidikan, melawan kemajuan, menentang kesetaraan, dan kita harus melawan mereka di mana pun mereka berada."



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X