Rusia Tidak Akan Lagi Rundingkan Ukraina

Kompas.com - 07/05/2014, 08:49 WIB
Lavrov mengatakan AFPLavrov mengatakan "tidaklah biasa" mengadakan pemilu saat operasi militer dilakukan.
EditorEgidius Patnistik
MOSKWA, KOMPAS.COM — Rusia tidak akan melakukan perundingan baru soal Ukraina seperti pertemuan Geneva kecuali kelompok oposisi pendukung Rusia dilibatkan, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Lavrov menambahkan, hal tersebut tidak berguna karena kesepakatan bulan April antara Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Rusia belum diterapkan.

Dia berbicara setelah dilakukannya pertemuan Dewan Eropa yang diperkirakan akan mendukung rencana Ukraina melakukan pemilihan umum tanggal 25 Mei.

Lavrov mengatakan "tidaklah biasa" mengadakan pemilu pada saat militer digunakan untuk melawan rakyat.


Menteri luar negeri sementara Ukraina, Andriy Deshchytsia, mengatakan, Ukraina siap mendukung putaran baru perundingan di Geneva selama Moskwa mendukung pemilihan presiden. "Jika Rusia siap mendukung pemilu ini dan mengurangi ancaman dan dukungan kepada kelompok ekstremis di Ukraina, kami siap melakukan putaran pertemuan," katanya pada sebuah konferensi pers.

Deshchytsia kemudian meminta pengamat internasional dikirim ke Ukraina untuk mengawasi pemilu tanggal 25 Mei.

Dalam beberapa hari terakhir, kekuatan keamanan melancarkan operasi terhadap kelompok pendukung Rusia di bagian timur negara tersebut memicu bentrokan di luar kota Sloviansk.

Menteri Dalam Negeri Arsen Avakov pada hari Selasa kemarin mengatakan, empat tentara dan kira-kira 30 anggota kelompok separatis tewas dalam "operasi antiterorisme".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X