MK Thailand Segera Putuskan Nasib Yingluck Shinawatra

Kompas.com - 06/05/2014, 20:46 WIB
Perdana Menteri Yingluck Shinawatra. GOVERNMENT HOUSE / AFPPerdana Menteri Yingluck Shinawatra.
EditorErvan Hardoko

BANGKOK, KOMPAS.com - Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, Rabu (6/5/2014), hadir dalam sidang Mahkamah Konstitusi di ibu kota Bangkok untuk menghadapi dakwaan penyalahgunaan kekuasaan.

Gugatan itu diajukan para senator yang berpendapat partai pimpinan Yingluck mendapat keuntungan dari pergantian Kepala Keamanan Nasional, Thawil Pliensri, yang dianggap berlangsung "tidak sah".

Sementara para pendukung perdana menteri menuduh mahkamah berpihak menyudutkan Yingluck dan melihat gugatan sebagai upaya untuk menjatuhkannya.

"Saya menolak dakwaan. Saya tidak melanggar undang-undang apapun, saya tidak mendapat keuntungan dari penunjukan (pejabat baru)," tegasnya di ruang sidang.

Dia menambahkan pergantian Thawil untuk kepentingan Thailand. Mahkamah Konstitusi akan mengambil keputusan dalam kasus ini Rabu 7 Mei.

Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head, melaporkan para menteri kabinet sudah mengancam akan menggelar unjuk rasa besar jika keputusan mahkamah konstitusi membuat pemerintahan sementara tidak bisa berfungsi.

Thailand menghadapi kebuntuan politik sejak maraknya unjuk rasa antipemerintah tahun 2013 untuk menuntut PM Yingluck mengundurkan diri karena dianggap berada di bawah bayang-bayang kakaknya mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang digulingkan militer tahun 2006 lalu.

Pemerintah sementara pimpinan Yingluck dan Komisi Pemilihan sudah sepakat untuk menggelar pemilu pada 20 Juli setelah pemilu Februari lalu dianggap tidak konstitusional. Yingluck juga sedang menghadapi dakwaan terkait dengan program subsidi beras yang dituduh sarat dengan korupsi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X