Kompas.com - 05/05/2014, 21:17 WIB
Pasukan Ukraina diperkuat sebuah kendaraan lapis baja bersiaga di sebuah pos pertahanan di dekat kota Slavyansk yang dikuasai kelompok separatis. Dalam baku tembak, Senin (5/5/2014), sebanyak empat prajurit Ukraina tewas dan satu helikopter serbu Mi-24 jatuh. VASILY MAXIMOV / AFPPasukan Ukraina diperkuat sebuah kendaraan lapis baja bersiaga di sebuah pos pertahanan di dekat kota Slavyansk yang dikuasai kelompok separatis. Dalam baku tembak, Senin (5/5/2014), sebanyak empat prajurit Ukraina tewas dan satu helikopter serbu Mi-24 jatuh.
EditorErvan Hardoko
KIEV, KOMPAS.com - Empat prajurit Ukraina tewas 30 orang terluka dan sebuah helikopter ditembak jatuh dalam pertempuran di sekitar kota Slavyansk yang dikuasai pemberontak pada Senin (5/5/2014).

Kementerian Luar Negeri Ukraina membenarkan jumlah korban itu dan menambahkan kota Slavyansk masih dikuasai milisi bersenjata pro-Rusia yang menggunakan warga sipil sebagai perisai hidup.

Milisi pro-Rusia itu, kata pemerintah Ukraina, menembaki pasukan pemerintah dari dalam rumah-rumah penduduk yang sebagian dalam kondisi terbakar.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan sebuah helikopter tempur Mi-24 ditembak jatuh pemberontak yang menggunakan senjata mesin berat di dekat kota Slavyansk. Beruntung awak helikopter itu selamat.

Sejauh ini militer Ukraina sudah kehilangan tiga helikopter sejak operasi militer digelar untuk merebut kota Slavyansk dari tangan kelompok separatis.

Pada Jumat (2/5/2014)m menembak jatuh dua helikopter Mi-24 yang menurut militer Ukraina disebabkan tembakan roket panggul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X