Kompas.com - 05/05/2014, 16:22 WIB
PLTN Bushehr, Iran. AP PhotoPLTN Bushehr, Iran.
EditorErvan Hardoko
TEHERAN, KOMPAS.com - Delegasi Badan Tenag Atom Internasional (IAEA), Senin (5/5/2014), tiba di Iran untuk mengunjungi dua lokasi fasilitas nuklir Iran menjelang pembicaraan terbaru dengan negara-negara utama dunia pekan depan.

Setelah melakukan pertemuan dengan para petinggi Badan Energi Atom Iran, delegasi IAEA akan mengunjungi tambang uranium Saghand dan lokasi pusat pengayaan uranium Ardakan. Demikian kantor berita IRNA mengabarkan.

Kedua fasilitas nuklir yang akan dikunjungi delegasi IAEA ini terletak berdekatan berjarak 450 kilometer dari ibu kota Iran, Teheran.

Kunjungan IAEA ini sejalan dengan tujuh langkah yang disepakati Iran dan IAEA pada Februari lalu untuk meningkatkan transparansi terkait kegiatan nuklir Iran.

Juru bicara badan tenaga atom Iran, Behrouz Kamalvandi mengatakan sebagian besar dari tujuh langkah yang disetujui dengan IAEA sudah dijalankan Iran.

Sementara itu seorang pejabat Iran mengatakan delegasi IAEA yang dipimpin wakil direktur Massimo Aparo akan melakukan pembicaraan terkait reaktor air berat Arak.

Sesuai kesepakatan, Iran sudah harus menjalankan tujuh langkah kesepakatan dengan IAEA paling lambat pada 15 Mei mendatang, atau dua hari setelah putaran pembicaraan terbaru antara Iran dan P5+1 yaitu Inggirs, China, Perancis, Rusia, AS ditambah Jerman yang akan digelar di Vienna, Austria.

Sebelumnya IAEA juga mengunjungi fasilitas Lashkar Ab'ad Laser Center, yang kabarnya digunakan untuk proses pengayaan Uranium.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X